Berita Kaltim Terkini
5 Jenis Kasus Kriminalitas Tertinggi di Kaltim Tahun 2025
Angka kriminalitas di Provinsi Kalimantan Timur sepanjang tahun 2025 tercatat masih cukup tinggi.
Ringkasan Berita:
- Data menunjukkan total kriminalitas di Kaltim pada 2025 mencapai 2.931 kasus, meningkat dibanding 2024 yang tercatat 2.871 kasus
- Kasus narkoba menjadi tindak kriminal tertinggi di Kalimantan Timur pada 2025 dengan 1.662 kasus, disusul penganiayaan 529 kasus, pencurian 386 kasus, dan penipuan 313 kasus
- Selain lima kasus tertinggi, data juga mencatat kejahatan seksual, pembunuhan, hingga pemalsuan uang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Timur sepanjang 2025.
TRIBUNKALTIM.CO - Angka kriminalitas di Provinsi Kalimantan Timur sepanjang tahun 2025 tercatat masih cukup tinggi.
Berdasarkan data Kepolisian Daerah Provinsi Kalimantan Timur yang dipublikasikan melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur dalam buku “Provinsi Kalimantan Timur Dalam Angka 2025”, total kasus kriminalitas di wilayah ini mencapai 2.931 kasus.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 2.871 kasus.
Jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya, tren kriminalitas di Kalimantan Timur juga menunjukkan peningkatan bertahap sejak 2021.
Pada 2021, total kasus kriminalitas tercatat sebanyak 1.855 kasus.
Baca juga: Statistik Kriminal di Samarinda 2025, Kasus Curanmor dan Kekerasan Anak Menonjol
Angka itu kemudian meningkat menjadi 2.144 kasus pada 2022, naik lagi menjadi 2.813 kasus pada 2023, lalu mencapai 2.871 kasus pada 2024, dan kembali bertambah menjadi 2.931 kasus pada 2025.
Dari berbagai jenis tindak pidana yang tercatat, kasus narkoba masih menjadi tindak kriminal paling dominan di Kalimantan Timur.
Selain narkoba, kasus penganiayaan, pencurian, hingga penipuan juga masuk dalam daftar kriminalitas tertinggi sepanjang tahun 2025.
Kasus Narkoba Jadi yang Tertinggi
Kasus narkoba atau tindak pidana terkait penyalahgunaan dan peredaran narkotika menjadi jenis kriminalitas tertinggi di Kalimantan Timur pada 2025.
Jumlahnya mencapai 1.662 kasus.
Meski masih mendominasi, angka tersebut sebenarnya sedikit menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 1.771 kasus.
Namun jika dilihat dalam rentang lima tahun terakhir, kasus narkoba di Kalimantan Timur menunjukkan tren meningkat.
Pada 2021 tercatat 1.347 kasus narkoba, kemudian naik menjadi 1.497 kasus pada 2022. Tahun 2023 kembali meningkat menjadi 1.618 kasus sebelum mencapai 1.771 kasus pada 2024.
Narkoba sendiri merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya yang dapat memengaruhi kondisi psikologis maupun fisik seseorang.
Kasus narkoba biasanya meliputi penyalahgunaan, kepemilikan, peredaran, hingga produksi barang terlarang tersebut.
| Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Resnarkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim |
|
|---|
| 2 Kabupaten dengan Sebaran Kasus HIV/AIDS Paling Sedikit di Kalimantan Timur 2025 |
|
|---|
| POPULER KALTIM: Jalan Amblas BJBJ Balikpapan Ditutup 3 Bulan, Jemaah Haji PPU Meninggal di Mekkah |
|
|---|
| Tren Pelecehan di Medsos Kian Mengkhwatirkan, Pemprov Kaltim Perkuat Mitigasi Perundungan Siber |
|
|---|
| Daftar Kabupaten Kota dengan ASN Paling Banyak dan Sedikit di Instansi Daerah Kalimantan Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kriminal-dipenjara-hitam.jpg)