Breaking News
Kamis, 21 Mei 2026

Hak Angket DPRD Kaltim

Usai Dikepung Massa, Ini Sikap 5 Parpol di Samarinda Terkait Hak Angket

Aliansi Rakyat Kaltim dengan mendatangi kantor-kantor Dewan Pimpinan Tingkat Daerah/Wilayah partai politik di Kota Samarinda

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON
HAK ANGKET - Saat massa aksi mendatangi kantor DPD Partai Golkar Rabu (20/5/2026) sore. Golkar memilih menunggu instruksi komando soal hak angket. (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Aksi konvoi maraton yang digelar Aliansi Rakyat Kaltim dengan mendatangi kantor-kantor Dewan Pimpinan Tingkat Daerah/Wilayah partai politik di Kota Samarinda pada Rabu (20/5/2026) sore, langsung mendapat respons dari sejumlah jajaran pengurus parpol.

Massa yang bergerak dari GOR 27 September Unmul menyisir kantor PKS, NasDem, PDI-P, Gerindra, PPP, PAN, Golkar, PKB, hingga Demokrat untuk menagih komitmen tertulis terkait usulan hak angket di DPRD Kaltim yang berada Karang Paci.

GOLKAR

Dari hasil pertemuan singkat antara masa dan fraksi di masing-masing sekretariat parpol, mayoritas fraksi menyatakan tetap konsisten berada di barisan pendukung hak angket, sementara Golkar memilih menunggu instruksi komando.

Baca juga: Usai Geruduk 7 Kantor Parpol, Aliansi Rakyat Kaltim Bakar Ban di Simpang Lembuswana Samarinda

PKS

Seperti yang disampaikan oleh PKS yang menegaskan posisinya tidak berubah sejak awal. Pihaknya memastikan dokumen dukungan yang telah disuarakan di legislatif akan terus dikawal.

"Sementara kita mengikuti itu aja. Belum ada perubahan sikap, artinya mendukung seperti yang disampaikan oleh Ketua Fraksi PKS. Jadi, kami tidak akan mencabut hak angketnya," tegas Sekretaris Umum DPW PKS Kaltim, Wasis Riyanto.

PKB

Hal sama yang diterima di Kantor PKB pula. Dari perwakilan partai menyatakan partainya tegak lurus mendukung hak angket. Namun, PKB mengingatkan adanya mekanisme kedewanan yang harus dilalui di Karang Paci.

"Fraksi PKB tetap konsisten, tidak ada perubahan sikap. Tetap mendorong hak itu sesuai kapasitas kita. Langkah konkret ke depan, kita masih menunggu undangan Banmus (Badan Musyawarah). PKB memiliki 6 kursi, untuk bisa gol butuh total 42 kursi. Insya allah kalau semua fraksi menyetujui, kami tetap konsisten dan tidak ada masalah," jelas Adam, perwakilan PKB Kaltim kepada TribunKaltim.co

GERINDRA

Sikap serupa ditunjukkan oleh jajaran pengurus Partai Gerindra saat menyambut kedatangan ratusan massa aksi di Jalan Kadrie Oening.

"Kami tetap konsisten dan tegas terkait hak angket ini," ujar Agus, perwakilan dari Partai Gerindra Kaltim, singkat.

PDIP

Tak hanya tiga partai tersebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang disambut massa di Jalan AWS juga memastikan tidak ada instruksi mundur dari usulan hak angket tersebut.

"Tetap dilanjutkan (hak angket) dan sampai hari ini PDI-P tetap mendukung hak angket ini secara konstitusional," terang perwakilan pengurus PDI-P Kaltim.

Namun, sikap dari sejumlah partai tersebut sedikit berbeda dengan sikap partai Golkar yang tidak menyatakan sikap tegas mendukung hak angket.

Karena kecewa belum menyatakan sikap soal hak angket, Para masa aksi saat tiba di kantor DPD Golkar Kaltim, sempat menaiki pagar dari partai pohon beringin.

Melihat hal tersebut, Pengurus Harian Partai Golkar Kaltim menyatakan memilih untuk bersikap hati-hati dan menunggu keputusan dari ketua umum daerah mereka saat menerima masa aksi.

"Nanti kami koordinasikan lagi dengan Ketua (Rudy Masud). Kami menunggu sinyal dari ketua terlebih dahulu," ungkap Pengurus Harian Partai Golkar, Fajar.

Sementara itu, dua kantor parpol yaitu PPP dan Demokrat, yang didatagi oleh masa aksi ini, tidak mendapatkan jawab. Di kantor PPP, masa sempat membakar ban bekas diarea kantor tersebut. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved