Kamis, 28 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Samarinda Siaga Begal, Polisi Maksimalkan Patroli dan Pengawasan CCTV 24 Jam

Polresta Samarinda memperketat patroli dan pengawasan CCTV usai instruksi Kapolri memberantas begal

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/Gregorius Agung Salmon
PATROLI ANTIBEGAL DIPERKETAT - Kasi Humas Polresta Samarinda, Ipda Arie Soeharyadi, menyatakan polisi telah menyiapkan strategi komprehensif yang memadukan langkah preventif dan penindakan tegas terhadap aksi pembegalan di wilayah hukum Samarinda. (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON) 

Ringkasan Berita:
  • Polresta Samarinda meningkatkan patroli dan pengawasan di titik rawan kriminalitas.
  • Pemantauan CCTV terintegrasi dilakukan 24 jam melalui Command Center.
  • Polisi memastikan Samarinda masih kondusif dan belum ditemukan modus begal pocong.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Menindaklanjuti instruksi langsung dari Kapolri untuk memberantas aksi kejahatan jalanan alias begal yang menjadi perhatian nasional, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda memastikan akan memperketat pengawasan dan meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik rawan.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keselamatan warga dan memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Samarinda tetap kondusif.

Polisi Siapkan Strategi Pengamanan Maksimal

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kasi Humas Ipda Arie Soeharyadi menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi komprehensif yang memadukan langkah preventif (pencegahan) dan penindakan tegas di lapangan.

“Untuk Samarinda sendiri terkait hal itu memang ini ada perintah langsung dari Pak Kapolri untuk memberantas aksi begal yang mana memang aksi begal ini sangat meresahkan dan mengancam nyawa,” ujarnya.

Ia bilang, patroli yang digalakkan kali ini bukan sekadar rutinitas biasa. Polresta Samarinda bersama seluruh polsek jajaran akan menerapkan pola pengamanan maksimal, khususnya pada jam-jam krusial dan kawasan yang dinilai berpotensi menjadi lokasi tindak kriminal.

Baca juga: Masjid Raya Darussalam Samarinda Jadi Titipan Sapi Kurban Pejabat, 2.000 Warga Jadi Sasaran Penerima

Selain kehadiran fisik personel di lapangan, optimalisasi teknologi juga menjadi pilar utama.

Jajaran kepolisian memaksimalkan pemantauan melalui kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi langsung dengan Command Center Polresta Samarinda.

Pengawasan digital ini dilakukan secara nonstop selama 24 jam penuh oleh petugas piket guna mendeteksi potensi kriminalitas secara cepat.

Polisi Tegaskan Tindak Tegas Pelaku Begal

Jika ditemukan adanya tindakan pembegalan, Satreskrim Polresta Samarinda bersama polsek jajaran dipastikan tidak akan segan untuk melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku.

Meski pengamanan ditingkatkan secara masif, Ipda Arie meluruskan bahwa hingga saat ini Kota Samarinda belum masuk dalam kategori daerah rawan pembegalan seperti beberapa wilayah lain di Indonesia.

Baca juga: Sapi Bantuan Presiden Prabowo untuk Samarinda Bernama “Miliar” Diserahkan ke Masjid Raya Darussalam

Langkah memperketat penjagaan ini murni merupakan bentuk antisipasi dini.

Pihak kepolisian juga menanggapi isu yang sedang viral di media sosial mengenai modus baru pembegalan menggunakan kain pocong untuk menakut-nakuti korban.

Dirinya memastikan bahwa modus tersebut sama sekali belum ditemukan di wilayah hukum Kota Samarinda.

“Alhamdulillah untuk Samarinda masih dalam situasi kondusif. Modus-modus pocong ini belum ditemukan di wilayah Samarinda,” jelasnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved