Idul Adha 2026
Heboh Sapi Kurban Jumbo Terperosok ke Parit di Samarinda, Warga Ramai-ramai Evakuasi
Warga Jalan Milono Gang 1, Samarinda Kota, mendadak heboh setelah seekor sapi kurban jumbo terperosok ke dalam parit saat hendak dibawa ke masjid.
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Sapi kurban jumbo terperosok ke parit saat akan dibawa ke Masjid Al-Muaawanah.
- Warga ramai-ramai melakukan evakuasi menggunakan peralatan seadanya.
- Jika evakuasi mandiri gagal, warga berencana meminta bantuan Damkar Samarinda.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Suasana di kawasan Jalan Milono Gang 1, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, mendadak gempar pada Rabu (27/5/2026).
Seekor sapi kurban berukuran besar membuat panik warga setelah terperosok dan terjebak di dalam parit pinggir jalan.
Peristiwa unik sekaligus mendebarkan ini terjadi saat sapi tersebut hendak dibawa menuju Masjid Al-Muaawanah untuk persiapan ibadah kurban menyambut Hari Raya Idul Adha 2026.
Dari keterangan Fadil, seorang warga, insiden bermula ketika hewan ternak tersebut sedang dituntun oleh warga menuju masjid.
Baca juga: MUI Sebut Pembelian Sapi Kurban Prabowo dengan APBN Tidak Bermasalah Secara Syariat
Namun, di tengah perjalanan, sapi tersebut mendadak berjalan mundur hingga kehilangan keseimbangan.
“Awal kisahnya pas lagi posisi mau dibawa ke masjid. Posisinya jalan mundur, terus kepleset masuk ke parit,” ujarnya kepada TribunKaltim.co.
Fadil menambahkan bahwa sapi kurban berukuran jumbo tersebut merupakan hewan kurban hasil sumbangan swadaya dari warga sekitar yang rencananya akan diserahkan ke pihak panitia Masjid Al-Muaawanah.
Akibat ukuran tubuhnya yang sangat besar dan kondisi parit yang cukup sempit serta dalam, sapi tersebut kesulitan untuk bergerak maupun berdiri kembali.
Baca juga: Stok Sapi Kurban di Samarinda Surplus 7.000 Ekor, Tapi Harga Tetap Tinggi, Ini Penyebabnya
Kejadian ini pun langsung memancing perhatian ratusan warga yang spontan berkumpul untuk memberikan bantuan.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya mengevakuasi sapi kurban tersebut dengan menggunakan peralatan seadanya.
Selain menarik tubuh sapi kurban secara manual, warga juga mencoba menenangkan hewan tersebut agar tidak stres dan mempermudah proses pengangkatan.
“Sampai sekarang masih di dalam. Ini masih diusahakan sama warga dulu untuk evakuasi,” lanjutnya.
Baca juga: Walikota Samarinda Bagikan Puluhan Sapi Kurban, Andi Harun: Tidak Ada yang Pakai APBD
Mengingat bobot sapi kurban yang luar biasa besar, warga mengaku tidak akan memaksakan diri jika tenaga manusia tidak mencukupi.
Rencananya, mereka akan segera menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) jika upaya mandiri ini menemui jalan buntu.
“Kalau nggak bisa, baru minta bantuan damkar. Soalnya sapinya gede, jadi masih dites dulu apakah kuat dievakuasi warga atau tidak,” pungkasnya. (*)
| Pemkab Kutai Barat Salurkan 77 Sapi Kurban Idul Adha 2026, Anggaran Capai Rp1,7 Miliar |
|
|---|
| MUI Sebut Pembelian Sapi Kurban Prabowo dengan APBN Tidak Bermasalah Secara Syariat |
|
|---|
| Pesan Wabup Nanang Adriani saat Idul Adha 2026: Keberagaman di Kutai Barat Adalah Anugerah |
|
|---|
| Penuh Kebersamaan, Intip Momen Wabup Paser Shalat Idul Adha Bersama Warga di Putri Petong |
|
|---|
| Stafsus Menteri Imipas Pantau Langsung Pemotongan Hewan Kurban di Lapas Balikpapan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260527_Sapi-kurban-berukuran-besar-terperosok-dan-terjebak-di-dalam-parit-Samarinda.jpg)