Kamis, 28 Mei 2026

Idul Adha 2026

Peternak Lokal Jadi Penopang Pasokan Hewan Kurban di PPU

Pasokan dari peternak daerah, dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa bergantung penuh dari luar wilayah

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/Nita Rahayu
PASOKAN PETERNAK LOKAL -  Sapi kurban. Tahun ini, pasokan hewan kurban di PPU ditopang peternak lokal (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Iduladha tahun ini, banyak ditopang peternak lokal yang tersebar di sejumlah desa dan kecamatan.

Pasokan dari peternak daerah, dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa bergantung penuh dari luar wilayah.

Data bidang peternakan menunjukkan stok hewan kurban didominasi sapi, dengan jumlah lebih dari seribu ekor.

Selain itu, kambing dan domba juga tersedia untuk memenuhi permintaan warga selama musim kurban.

Desa Sidorejo Kecamatan Penajam, menjadi salah satu wilayah dengan stok ternak cukup besar.

Baca juga: Kodam VI/Mulawarman Sembelih 50 Hewan Kurban, Dibagikan ke Pesantren hingga Penyapu Jalan

Di daerah tersebut tersedia lebih dari 100 ekor sapi dan sekitar 20 kambing, yang dipersiapkan untuk kurban.

Sementara di Petung terdapat lebih dari 60 ekor sapi siap jual.

Wilayah Gunung Intan juga tercatat memiliki stok tinggi dengan lebih dari 100 sapi, serta puluhan kambing dan domba.

Sedangkan Sebakung Jaya menyediakan lebih dari 30 sapi untuk kebutuhan kurban masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian PPU Rozihan Asward mengatakan, keberadaan peternak lokal sangat membantu menjaga ketersediaan hewan kurban di daerah selama Iduladha.

“Pasokan hewan kurban di PPU banyak ditopang peternak lokal yang tersebar di berbagai wilayah,” ungkapnya Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Idul Adha 2026 di Masjid Al-Muhajirin Sebenaq Mahulu, Jumlah Hewan Kurban Naik Dua Kali Lipat

Selain wilayah tersebut, Labangka Barat dan Girimukti juga menyuplai puluhan sapi dari kelompok peternak lokal. Adapun Sumber Sari memiliki hampir 30 sapi.

“Pengawasan kesehatan hewan terus dilakukan untuk memastikan ternak yang dikurbankan dalam kondisi aman dan sehat,” ujar Rozihan Asward. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved