Rabu, 3 Juni 2026

Berita Balikpapan Terkini

Pipi Terluka 9 Cm Saat Hadapi ODGJ di Balikpapan, Bripda Arbian: Saya Lega Warga Selamat

Keberanian Bripda Arbian Dwi Putra Ramadhan diuji saat menghadapi ODGJ yang mengamuk sambil membawa parang di Balikpapan.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
HADAPI ODGJ - Luka menganga sepanjang 9 sentimeter di pipi kiri Bripda Arbian Dwi Putra Ramadhan menjadi saksi keberaniannya saat menghadapi seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengamuk sambil membawa parang di Kilometer 9,5 Balikpapan. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

Ringkasan Berita:
  • Bripda Arbian terluka di bagian pipi kiri akibat tebasan parang saat berusaha menyelamatkan seorang warga dari amukan ODGJ di Kilometer 9,5 Balikpapan.
  • Meski mengalami luka sepanjang 9 sentimeter, anggota Sat Samapta Polresta Balikpapan itu tetap melumpuhkan pelaku hingga akhirnya berhasil diamankan.
  • Arbian mengaku lebih lega karena situasi berhasil dikendalikan daripada memikirkan luka yang dialaminya, sementara sang ibu menangis saat melihat kondisi putranya yang bersimbah darah.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Luka menganga sepanjang 9 sentimeter di pipi kiri Bripda Arbian Dwi Putra Ramadhan menjadi saksi keberaniannya saat menghadapi seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengamuk sambil membawa parang di Kilometer 9,5 Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Anggota Sat Samapta Polresta Balikpapan itu bahkan tidak menyadari dirinya terluka saat berupaya menyelamatkan seorang warga yang nyaris ditebas pelaku.

Ketika Tribunkaltim.co mendatangi kediamannya di Jalan Mulawarman, Gang Joyoboyo RT 25, Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, Arbian menceritakan detik-detik menegangkan yang terjadi pada dini hari tersebut.

Saat itu, ia bersama Tim Patroli Motor (Patmor) baru saja menyelesaikan patroli rutin di kawasan Ring Road dan bersiaga di pos sekitar Islamic Centre. 

Baca juga: Dikepung Warga karena Dikira Begal, Pria di Graha Indah Balikpapan Ternyata ODGJ

Sekitar pukul 04.00 Wita, Selasa (2/6/2026) dini hari, timnya menerima permintaan bantuan dari personel Beat Batu Ampar terkait seorang pria yang mengamuk menggunakan senjata tajam dan meresahkan warga.

"Kami habis patroli, kemudian dapat informasi dari Batu Ampar untuk backup karena ada kerusuhan yang dibuat ODGJ di Kilometer 9,5," ujar Arbian kepada TribunKaltim.co, Rabu (3/6/2026). 

Sesampainya di lokasi, suasana sudah ramai oleh warga dan aparat kepolisian.

Pelaku yang mengetahui banyak orang datang memilih bersembunyi di area pergudangan.

Baca juga: Kompolnas Sebut Polisi Seharusnya Mampu Berantas Begal Tanpa Bantuan TNI, Ini Alasannya

Arbian bersama rekan-rekannya kemudian melakukan penyisiran dan mengamankan lingkungan sekitar.

Saat memeriksa salah satu bangunan, ia nyaris menjadi korban tebasan pertama.

"Dia ternyata sembunyi di belakang pintu rumah. Saya hampir kena tebas, tapi diselamatkan rekan-rekan saya," kenangnya.

Pelaku kemudian melarikan diri dan naik ke atap rumah warga.

Baca juga: Polresta Balikpapan Ungkap Fakta Peristiwa di Jalan Mukmin Faisal, Kasus Pengeroyokan Bukan Begal

Situasi semakin sulit karena warga yang geram mulai melempari pelaku dengan batu.

Polisi berupaya melakukan pendekatan persuasif dan mediasi selama hampir satu jam.

Namun setiap kali petugas mencoba mendekat, pelaku justru mengayunkan parang dan mengejar siapa saja yang berada di dekatnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved