Berita Samarinda Terkini
SDN 012 Samarinda Utara Kerahkan Dua Tim demi Kelancaran SPMB dan Kemudahan Orangtua
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Samarinda untuk Jalur Afirmasi
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Samarinda untuk Jalur Afirmasi dan Mutasi resmi dibuka sejak 2 hingga 5 Juni 2026.
Salah satu sekolah yang tengah sibuk melayani para pendaftar adalah SD Negeri 012 Samarinda Utara yang berlokasi di Jalan PM. Noor, Sempaja Selatan, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Ketua Pelaksana SPMB SDN 012 Samarinda Utara, Jumaya, menyebut proses pendaftaran di sekolahnya berjalan tanpa hambatan berarti.
Pihak sekolah bahkan menyiapkan dua tim khusus untuk memastikan kelancaran proses.
Baca juga: SPMB Balikpapan 2026 Jenjang SD dan SMP Segera Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, dan Aturan Verval
"Sejauh ini sifatnya masih aman, kita di sekolah ini ada dua tim, yang satu tim verifikasi dan yang satu tim pelaksana," ujarnya, Jumat (5/6/2026) di Samarinda.
Maya begitu dia akrab disapa menjelaskan, tim pelaksana bertugas mendampingi orangtua yang kesulitan mengoperasikan aplikasi pendaftaran yang baru disempurnakan kembali di tahun ini.
Pendampingan yang diberikan bersifat teknis mengarahkan orang tua dalam menavigasi sistem, namun kepemilikan akun sepenuhnya tetap berada di tangan orang tua peserta didik.
"Tim hanya tugasnya seperti itu, nanti setelah dari tim, ada tim verifikasi," lanjutnya
Pembaharuan aplikasi menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi orang tua yang sudah terbiasa dengan sistem lama yang digunakan selama beberapa tahun terakhir.
Baca juga: SPMB Balikpapan 2026 Gandeng 15 Sekolah Swasta Gratis, Siapkan Kuota 1.300 Siswa Baru
Banyak yang baru menyadari pendaftarannya belum rampung setelah menghubungi nomor telepon sekolah yang tertera di spanduk.
Ternyata, sebagian besar hanya mengisi formulir hingga separuh dan belum menyelesaikannya hingga tuntas, termasuk pengisian data lokasi rumah yang kini menggunakan fitur peta digital.
"Jadi untuk membantu, saya mengarahkan memang ke sekolah," katanya.
Meski demikian, maya menilai perubahan aplikasi ini tidak terlalu berdampak pada sisi operator sekolah.
Perbedaan paling terasa justru ada di pihak orang tua yang harus menyesuaikan diri dengan tampilan dan alur sistem yang baru.
"Sebenarnya sih pada dasarnya sama, kalau operator sekolah pada dasarnya sama, cuman menurutnya di orang tua saja, kalau di operator sih sama saja aplikasinya," jelasnya.
Baca juga: Syarat Lengkap SPMB 2026 di Kaltim Jenjang SMA/SMK, Jalur dan Cara Daftarnya
| Kondisi Eks Anggota Brimob Polda Kaltim, 'Sniper' Kampung Narkoba Samarinda saat Tiba di Bareskrim |
|
|---|
| 5 Oknum Polisi di Samarinda Kuras ATM Tersangka, Langsung Dijatuhi Sanksi Berat |
|
|---|
| Modus 5 Oknum Polisi di Samarinda Kuras Isi ATM Tersangka, Bobol Ratusan Juta Rupiah |
|
|---|
| Kejar Target di Tahun 2030, Pansus IV DPRD Samarinda Matangkan Raperda TBC dan HIV di RSUD IA Moeis |
|
|---|
| RSUD IA Moeis Samarinda Bakal Perluas Ruang Isolasi TB dan HIV, Berkapasitas 10 Tempat Tidur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260606_SD-Negeri-Samarinda.jpg)