Kamis, 11 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

Jadwal Mati Air di Samarinda 10 Juni 2026, Ini Daftar Daerah Terdampak

Warga di sejumlah wilayah Kota Samarinda perlu bersiap menghadapi gangguan distribusi air bersih pada Rabu, 10 Juni 2026.

Tayang:
Instagram/perumdatirtakencana
MATI AIR - Pengumuman resmi mati air di Samarinda untuk besok 10 Juni 2026. Dalam pengumuman resminya, PERUMDA Tirta Kencana Samarinda mengumumkan akan melakukan pekerjaan Pengurasan Bak Sedimentasi dan Reservoir IPA Pampang. Berikut daftar daerah yang terdampak 
Ringkasan Berita:
  • Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda akan melakukan pengurasan Bak Sedimentasi dan Reservoir IPA Pampang pada Rabu, 10 Juni 2026 mulai pukul 08.00 WITA dengan estimasi pekerjaan berlangsung selama 10 jam
  • Kegiatan pemeliharaan instalasi pengolahan air tersebut menyebabkan gangguan distribusi hingga air tidak mengalir di sejumlah wilayah
  • Pelanggan di daerah terdampak diimbau menyiapkan cadangan air bersih sebelum pekerjaan dimulai. 

TRIBUNKALTIM.CO - Warga di sejumlah wilayah Kota Samarinda perlu bersiap menghadapi gangguan distribusi air bersih pada Rabu, 10 Juni 2026.

Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda mengumumkan akan melaksanakan kegiatan pengurasan Bak Sedimentasi dan Reservoir di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pampang yang berlokasi di Kelurahan Budaya Pampang, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur.

Berdasarkan pengumuman resmi yang disampaikan melalui akun Instagram @perumdatirtakencana, pekerjaan tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 08.00 WITA dan diperkirakan berlangsung selama 10 jam hingga selesai.

Selama proses pengerjaan berlangsung, distribusi air bersih ke sejumlah kawasan akan mengalami gangguan bahkan tidak mengalir sementara waktu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pemeliharaan fasilitas pengolahan air milik Perumdam Tirta Kencana.

Baca juga: Jadwal Mati Air PDAM di Balikpapan 4 Juni 2026, Daftar Daerah Terdampak dan Estimasi Waktunya

Pemeliharaan dilakukan untuk menjaga kinerja instalasi agar tetap beroperasi secara optimal dalam mendistribusikan air bersih kepada pelanggan.

Pengurasan Dilakukan di IPA Pampang

Dalam pengumuman tersebut, Perumdam Tirta Kencana menyebutkan bahwa pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah pengurasan Bak Sedimentasi dan Reservoir IPA Pampang.

Bak sedimentasi merupakan salah satu bagian penting dalam proses pengolahan air bersih.

Fasilitas ini berfungsi sebagai tempat pengendapan partikel-partikel padat yang masih terkandung di dalam air sebelum air memasuki tahapan pengolahan berikutnya.

Melalui proses sedimentasi, kotoran dan material yang terbawa aliran air dapat dipisahkan sehingga kualitas air yang diproduksi menjadi lebih baik.

Sementara itu, reservoir adalah tempat penyimpanan air bersih yang telah melalui proses pengolahan.

Reservoir berfungsi menjaga ketersediaan pasokan air sebelum didistribusikan ke jaringan perpipaan dan pelanggan di berbagai wilayah pelayanan.

Pengurasan kedua fasilitas tersebut dilakukan secara berkala sebagai bagian dari perawatan instalasi.

Proses ini biasanya bertujuan membersihkan endapan yang terbentuk selama operasional sehingga kapasitas dan kualitas pengolahan air tetap terjaga.

Karena pekerjaan dilakukan langsung pada fasilitas utama pengolahan dan penyimpanan air, distribusi air ke sejumlah kawasan pelayanan harus dihentikan sementara selama proses berlangsung.

Jadwal Pelaksanaan

Perumdam Tirta Kencana menetapkan jadwal pelaksanaan kegiatan pada:

Rabu, 10 Juni 2026

Pukul 08.00 WITA hingga selesai

Estimasi durasi pekerjaan sekitar 10 jam

Daftar Wilayah yang Terdampak

Berdasarkan informasi resmi yang diumumkan Perumdam Tirta Kencana, sejumlah kawasan yang akan terdampak gangguan pelayanan air bersih meliputi wilayah Samarinda Utara dan sekitarnya yang mendapatkan suplai dari IPA Pampang.

Daerah terdampak tersebut antara lain:

Desa Budaya Pampang dan sekitarnya.

Jalan Raya Samarinda-Bontang, khususnya kawasan Sungai Siring.

Jalan Makassar Sungai Siring.

Jalan Hasanuddin Sungai Lantung.

Jalan Pendidikan Sungai Siring dan sekitarnya.

Pelanggan Diimbau Menyiapkan Cadangan Air

Gangguan distribusi air akibat pemeliharaan instalasi merupakan kondisi yang umum terjadi ketika pekerjaan dilakukan pada fasilitas utama pengolahan maupun penyimpanan air.

Oleh karena itu, pelanggan yang berada di wilayah terdampak biasanya disarankan untuk menyiapkan persediaan air secukupnya sebelum jadwal pekerjaan dimulai.

Persediaan air dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari seperti memasak, mandi, mencuci, maupun kebutuhan sanitasi selama aliran air belum kembali normal.

Setelah pekerjaan selesai dilakukan, distribusi air umumnya akan kembali dilakukan secara bertahap melalui jaringan perpipaan yang ada.

Dalam beberapa kasus, proses normalisasi distribusi dapat memerlukan waktu tertentu hingga tekanan air kembali stabil di seluruh wilayah pelayanan.

Karena itu, pelanggan di kawasan terdampak diharapkan memperhatikan perkembangan informasi resmi yang disampaikan Perumdam Tirta Kencana selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung.

Perumdam Tirta Kencana Buka Layanan Informasi dan Pengaduan

Untuk memudahkan pelanggan memperoleh informasi terkait pelaksanaan pengurasan maupun perkembangan distribusi air setelah pekerjaan selesai, Perumdam Tirta Kencana menyediakan layanan Contact Center yang dapat dihubungi masyarakat.

Dalam pengumuman resminya, Perumdam Tirta Kencana menyampaikan:

"Informasi dan Pengaduan silakan Hubungi Contact Center PERUMDA Tirta Kencana."

Pelanggan dapat menghubungi layanan tersebut melalui nomor telepon:

0541-2088100

Selain itu, tersedia pula layanan WhatsApp pada nomor:

0811-553-536

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai kondisi distribusi air, perkembangan pekerjaan pemeliharaan, maupun menyampaikan pengaduan apabila masih mengalami gangguan setelah pekerjaan selesai dilaksanakan.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved