Berita Kaltim Terkini
Waspada Kabut Pagi serta Ancaman Karhutla di Enam Wilayah Kalimantan Timur
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan dinamika atmosfer terkini di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan sekitarnya
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
Ringkasan Berita:
- BMKG mendeteksi sirkulasi angin di Selat Makassar yang memicu pertumbuhan awan hujan di Kalimantan Timur
- Sejumlah wilayah seperti Samarinda dan Bontang berpotensi mengalami kabut pada pagi hari
- BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait risiko tinggi kebakaran hutan dan lahan di enam kabupaten
- Kondisi gelombang laut di perairan Kalimantan Timur diprakirakan rendah dan aman untuk pelayaran
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan dinamika atmosfer terkini di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan sekitarnya.
Saat ini, pola aliran angin lapisan atas secara umum masih didominasi oleh Monsun Australia yang bertiup dari arah tenggara hingga barat daya.
Namun, yang perlu diwaspadai adalah adanya daerah sirkulasi angin di bagian tengah Selat Makassar yang disertai dengan perlambatan kecepatan angin.
Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Ilham Fachturoni, menjelaskan bahwa fenomena sirkulasi tersebut memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Bumi Etam.
Berdasarkan analisis atmosfer tersebut, pada Rabu pagi sebagian besar wilayah Kaltim diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan.
Baca juga: PPU, Kukar dan Paser Waspada Cuaca Buruk Pagi Ini! BMKG: Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir
Meski demikian, beberapa daerah harus memulai hari dengan jarak pandang yang terbatas.
“Namun, wilayah Mahakam Ulu, Kota Samarinda, dan Kota Bontang berpotensi mengalami kabut,” ungkap Ilham saat menyampaikan perkembangan cuaca pada Kamis (11/6/2026).
Di sisi lain, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berpeluang diguyur hujan ringan pada waktu yang sama.
Memasuki siang hari, cuaca cerah berawan hingga berawan masih mendominasi sebagian besar wilayah Kaltim.
Tetapi, hujan ringan berpotensi turun di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kabupaten Berau, dan Kota Bontang.
Malam harinya, langit Kaltim cenderung lebih cerah, meski hujan ringan masih mengintai wilayah Mahulu dan Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Suasana berkabut diprediksi akan kembali mengepung sebagian besar wilayah Kaltim pada dini hari.
“Pada waktu tersebut, hujan ringan juta berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kota Balikpapan dan Kabupaten Berau, sedangkan Kabupaten Paser dan Kutai Kartanegara (Kukar) diprediksi bertahan di cuaca cerah berawan hingga berawan,” jelasnya.
Di balik potensi hujan lokal tersebut, BMKG justru mengeluarkan peringatan serius mengenai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam sepekan ke depan.
Wilayah Kaltim diperkirakan berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar, terutama pada tanggal 10, 11, 14, dan 15 Juni 2026.
Baca juga: Long Ikis, Angana, Seluruh Balikpapan Waspada Pagi Ini! BMKG: Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir
| Kemal Pastikan Operasional MHU Stabil saat Pembatasan Produksi Batu Bara dan Kebijakan Ekspor DSI |
|
|---|
| POPULER KALTIM: Paripurna Hak Angket DPRD Kaltim Ditunda hingga Eks Bupati Kukar Muncul di Medsos |
|
|---|
| SIWO PWI Kaltim Terakomodasi dalam Kepengurusan KONI Kaltim 2026-2030 |
|
|---|
| 10 Provinsi dengan Penggunaan LPG Terbesar untuk Memasak pada 2025, Kalimantan Timur Tertinggi |
|
|---|
| Daftar Provinsi dengan PHK Terbanyak Mei 2026, Kalimantan Timur Peringkat Pertama! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260711-cuaca-0.jpg)