Berita Samarinda Terkini
BEM KM Unmul Samarinda Konfirmasi 400 BEM se-Indonesia Bersiap Turun ke Jalan
400 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh penjuru Indonesia dipastikan bakal turun jalan secara beruntun
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Nur Pratama
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 400 BEM di seluruh Indonesia berencana menggelar aksi massa serentak pada pekan ini.
- Mahasiswa memprotes kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran yang dinilai menyengsarakan rakyat.
- Presiden BEM KM Unmul Hiththan Hersya Putra mengonfirmasi rencana aksi di Samarinda.
- Tuntutan utama meliputi pelemahan rupiah, kenaikan harga BBM, dan evaluasi program strategis pemerintah.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Gelombang gerakan mahasiswa di tanah air kembali bergejolak seiring kebijakan pemerintah pusat yang menurut mereka sudah mencapai batas kewajaran.
Sebanyak 400 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh penjuru Indonesia termasuk kampus di Kalimantan Timur (Kaltim) dipastikan bakal turun jalan secara beruntun dalam pekan ini.
Mereka Memprotes berbagai kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka yang dinilai kian menyengsara rakyat.
Sinyal gerakan besar-besaran ini dikonfirmasi langsung oleh Presiden BEM Keluarga Mahasiswa Universitas Mulawarman (BEM KM Unmul), Hiththan Hersya Putra.
Baca juga: BREAKING NEWS: Permukiman Padat di Jalan Dato Iba Samarinda Terbakar, Akses Sempit Hambat Petugas
Pria yang akrab disapa Hiththan, menyampaikan hal ini setelah menghadiri pertemuan krusial di Bandung bersama para koordinator wilayah (Korwil) mahasiswa se-Indonesia.
"Hasilnya (konsolidasi di Bandung) ya sudah turun semua, Bang, gerakan. 400 BEM seluruh Indonesia turun, pasti aksi," ujar Hiththan saat diwawancarai TribunKaltim.co, dalam perjalanan dari agenda konsolidasi nasional tersebut.
Hiththan menjelaskan bahwa berdasarkan kesepakatan nasional, aksi demonstrasi ini akan dilaksanakan secara serentak dalam rentang minggu ini.
Meski tanggal pastinya di setiap daerah berbeda-beda, komitmen mahasiswa adalah bergerak bersama tanpa keluar dari koridor pekan yang telah ditentukan.
"Aksinya yang pasti antara minggu-minggu ini. Yang diminta jangan sampai keluar daripada minggu ini, Senin sampai Minggu. Itu serentak seluruh Indonesia," jelasnya.
Untuk wilayah nasional, dinamika gerakan akan bergulir secara maraton dan beruntun di berbagai daerah.
Ada wilayah yang baru merampungkan konsolidasi daerah, ada yang bersiap aksi pada hari Selasa, Rabu, hingga Kamis.
Sementara untuk di Samarinda sendiri, Hiththan menegaskan pergerakan daerah baru akan dimatangkan melalui konsolidasi lokal.
"Kalau di Samarinda sendiri kan belum, baru konsol malam ini," tambahnya.
Khusus untuk konstelasi di Kaltim, BEM KM Unmul tidak akan bergerak sendirian.
| Sakit Hati Diputus Cinta, Pemuda di Samarinda Tembak Mantan Kekasih Pakai Senapan Angin Pinjaman |
|
|---|
| Sasar Buruh dan Sopir Truk, Jaringan Pengedar Sabu di Pelabuhan Samarinda Digulung Polisi |
|
|---|
| Detik-detik Penembakan Mahasiswi di Samarinda, Kondisi Korban, Polisi Dalami Motif Pelaku |
|
|---|
| Rupiah Melemah, Walikota Andi Harun Ungkap Nasib Pembangunan dan Daya Beli di Samarinda |
|
|---|
| Cuma Rp1.000 Sehari, Ini Hitung-hitungan Hemat Parkir Berlangganan di Samarinda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260615_Hiththan-Hersya-Putra.jpg)