Rabu, 8 April 2026

Geliat Urbanlife

Pilih Doraemon sampai Hitler

Untuk memenuhi hasratnya menonton sepak bola, Yudhi sengaja membeli televisi layar datar berukuran 32 inch.

Editor: Fransina Luhukay
TRIBUNKALTIM.co.id - Televisi merupakan sarana hiburan yang paling lengkap dan banyak disukai oleh masyarakat. Pasalnya, televisi banyak menampilkan informasi melalui audio dan visual. Selain itu, umumnya, program-program televisi dikemas dengan menarik. Tidak aneh jika banyak yang betah berlama-lama menonton televisi. Kemampuan televisi untuk menjangkau setiap rumah membuatnya semakin akrab dengan keluarga.


Seperti masyarakat di Kabupaten Berau, menonton tayangan televisi seolah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan mereka. Bahkan, dalam satu keluarga saja, masing-masing memiliki tayangan program favoritnya sendiri.


"Kalau saya paling suka nonton acara Orang Pinggiran di televisi swasta. Acaranya menyentuh sekali. Kadang tanpa sadar kita sampai nangis waktu nonton acara itu," kata Chitra Rizky, warga Kecamatan Tanjung Redeb.


Apalagi, kata Chitra, acara itu memiliki jam tayang yang pas. "Acaranya pas setelah pulang kerja, setelah kita sekeluarga selesai mandi dan istirahat bareng keluarga," tuturnya. Karena rajin menonton acara itu, kini tayangan Orang Pinggiran  menjadi favorit keluarga.


Acara lain yang sangat digemari Chitra sekeluarga adalah Super Trap yang ditayangkan oleh televisi swasta. "Sumpah, bikin ngakak! Tapi kadang ada juga yang terlalu vulgar yang kurang pantas ditonton anak-anak," ungkapnya.


Lain orang, lain pula minatnya, bagi Yudhi Perdana, sepakbola merupakan acara favoritnya. Bahkan, ayah dua anak ini rela menunggu pertandingan sepak bola hingga dini hari. "Acara favorit pasti bola," kata penggemar club sepak bola Intermilan.


Untuk memenuhi hasratnya menonton sepak bola, Yudhi sengaja membeli televisi layar datar berukuran 32 inch. "Kalau nonton pakai layar lebar rasanya lebih pas, seperti di lapangan aslinya," ujarnya.


Demikian juga berita-berita olahraga, selalu menjadi segmen yang ditunggu-tunggu dalam tayang  Metro Sport  dan One Stop Futball.  "Tapi untuk menambah-nambah pengetahuan, setiap hari juga nonton berita umum," katanya lagi.


Karena itu, wajar jika Yudhi banyak menghabiskan waktunya di depan televisi. "Setiap pulang kerja langsung nonton TV,  kalau tidak sedang repot ya pegang remote TV," tuturnya.


Namun sebagai seorang ayah, tidak jarang Yudhi harus mengalah dengan kedua anak laki-lakinya. "Apalagi kalau hari libut, biasanya banyak program anak-anak. Yang paling kecil suka nonton kartun Lava, Doraemon, Sinchan setiap hari Minggu," ujarnya. Demikian juga dengan sang istri, juga punya acara favoritnya sendiri. "Kalau istriku suka nonton Warna," tandasnya.


Ilmu pengetahun tidak melulu ditampilkan dalam tayangan yang membosankan. Ilmu fisika dan biologi yang biasanya rumit untuk dipahami menjadi lebih dicerna. Agus, warga Teluk Bayur menyukai tayangan National Gegraphic yang banyak menayangkan kehidupan liar hingga luar angkasa. "Saya suka nonton acara hewan-hewan di National Geographic, selain gambarnya bagus juga kadang lihat binatang yang sebelumnya tidak pernah saya lihat," ungkapnya.


Sejarah juga menjadi tayangan favoritnya, terutama yang mengisahkan terjadinya perang dunia pertama dan kedua. "Kalau baca buku kita hanya bisa membayangkan, tapi di National Geographic mereka punya videonya. Bisa dilihat kejadiannya seperti apa," kata Agus yang hobi fotografi ini. "Terutama kalau itu tentang invasi Jerman. Hitler itu walaupun dianggap gila tapi mampu menguasai dunia," kisahnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved