Al Qaeda Ajak Pemuda Afrika Utara Perangi Perancis
AQIM mengajak semua kelompok militan Islam yang tengah dikejar pemerintahnya untuk bergabung memerangi Perancis di Mali atau Aljazair.
SITE mengatakan panggilan itu diunggah ke situas
AQIM pada Sabtu (16/3/2013). Dalam situ itu, AQIM mengajak semua anggota
kelompok militan Islam yang tengah dikejar-kejar pemerintahnya untuk
bergabung memerangi pasukan Perancis di Mali atau Aljazair.
"Front
Islam Maghribi kini membutuhkan putra-putra Tunisia, Maroko, Libya, dan
Mauritania untuk bergabung memerangi serangan Perancis dan mengalahkan
kaki tangannya di wilayah ini dan membangkitkan kembali Islam," demikian
seruan AQIM yang diterjemahkan SITE.
Selain ajakan berperang
itu, AQIM menyatakan para pemuda Islam juga harus memberi pengaruh besar
di negaranya masing-masing. Mereka harus tetap memerangi sekularisme
dan berupaya menegakkan hukum syariah.
Perancis meluncurkan
operasi militernya di Mali pada Januari lalu untuk membantu pemerintah
Mali memukul mundur pemberontak Islam yang menguasai wilayah utara Mali
yang luas.
Keputusan Perancis itu tak hanya untuk membantu Mali
tapi juga karena kekhawatiran konflik di Mali akan menjadi ancaman bagi
kawasan Afrika Barat dan Eropa di masa depan.
Gempuran pasukan
Perancis membuat pemberontak Islam mundur dari kota-kota utama di
wilayah utara Mali. Kini mereka bertahan di kawsan pegunungan bergua di
dekat perbatasa Aljazair.