Rabu, 10 Juni 2026

Geliat-Urbanlife

Guyon dengan Rekan Sekerja Lebih Efektif

Mereka tampaknya memperkuat relasi antar mereka dan mengusir kejenuhan dengan guyonan.

Tayang:
Editor: Fransina Luhukay
TRIBUNKALTIM.co.id - Banyak cara untuk lepas dari kejenuhan rutinitas di kantor, dan tak harus mengeluarkan biaya yang mahal untuk mendapatkan kembali mood untuk bekerja. “Saya di mana nih,” kata Assistant Sales Manager swiss-belHotel Borneo Samarinda


Tuti Tantri Melana bertanya kepada anggota tim sales, Abdul Rahim dan Noviana Sari, mengenai posisi duduk atau berdirinya saat sesi pemotretan di pinggir kolam renang Swiss-belhotel, Rabu (10/4).

Dengan enteng, Abdul Rahim mengatakan kepada atasannya itu, bagaimana kalau di belakang pohon ini saja. "Maka tertawalah kami yang ada di situ. Sesi pemotretan dan wawancara tim sales Swiss-belhotel memang penuh dengan canda tawa," ujarnya.


Tak ada kesan bawahan dan atasan di antara mereka. Mereka tampaknya memperkuat relasi antar mereka dan mengusir kejenuhan dengan guyonan, cela-celaan, ejek-ejekkan atau kerennya hapak-hapakkan.


Assistant Public Relation Manager Nurul Darmayanti yang duduk di meja sebelah kamipun tak luput jadi korban. Malah kalau dibilang, dia menjadi sasaran empuk hari itu.  Menurut Rahim, korban cela-celaan itu bisa siapa saja. Kadang, ia juga menjadi korban candaan itu. “Kamio seringlah seperti ini untuk mengusir jenuh. Malah kita lebih sering guyonnya daripada bekerja,” canda Rahim.


Menurut Noviana, pekerjaan sales memang cukup menantang. Stres dan jenuh kadang muncul ketika mereka harus dikejar untuk mencapai target penjualan baik itu kamar hotel, restoran, ballroom, meeting room dan fasilitas lainnya seperti spa, fitness dan kolam renang.  

Sebagai sales, rutinitas mereka sehari-hari adalah mempromosikan produk-produk hotel mereka dengan mengunjungi bank, perusahaan pertambangan, perkebunan, heavy equipment dan lainnya.


“Pukul 09.00-13.00 biasanya kami ke tempat relasi kami. Lalu setelah itu di kantor hingga pukul 16.00,” kata Noviana. Mengusir kejenuhan atau dalam bahasanya Rahim, mencari mood, mereka juga lakukan selama perjalanan misalnya dengan mendengarkan musik, download lagu, nanyi bareng dan mengemil.


Selain itu, mereka juga kadang nyanyi bareng di tempat karaoke keluarga. Namun, tak ada waktu khusus atau budget khusus untuk aktivitas ini. “Gak ada jenis lagu khusus yang saya senangin. Apa saja, tapi umumnya saya lebih suka lagu pop,”katanya.


Kegiatan mengusir kejenuhan itu kerapkali mereka lakukan bersama-sama. Maklum, target penjualan bukanlah target individu tapi target tim. Jadi, kalau target tak tercapai menjadi tanggung jawab semua anggota tim sales. Karena itu, sangat penting menciptakan atmosfer tim yang cair, rileks dan menjaga kebersamaan agar anggota tim selalu happy dalam bekerja. Susah bareng-bareng, senang juga bareng-bareng. Atau, dalam bahasanya Swiss-belhotel, togehter we can fly higher.(reo)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved