TribunKaltim/

Pilgub Kaltim

Defisit Anggaran, Alokasi Alat Peraga Kampanye Pilgub 2018 Terpaksa Dipangkas

Disinggung anggaran Pilgub Kaltim, Rudi menjelaskan, bahwa KPU Kaltim memahami situasi keuangan daerah yang sedang mengatasi defisit anggaran.

Defisit Anggaran, Alokasi Alat Peraga Kampanye Pilgub 2018 Terpaksa Dipangkas
TRIBUNKALTIM.CO/MARGARET SARITA
Ilustrasi - Alat peraga kampanye yang meramaikan jalan protokol di Sangatta. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - KPU Kaltim bakal memangkas sejumlah program kegiatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilihan gubernur 2018.

Alasannya, karena kondisi keuangan daerah sedang mengalami defisit anggaran, maka beberapa kegiatan terpaksa dipangkas anggarannya.

Disinggung anggaran Pilgub Kaltim, Rudi menjelaskan, bahwa KPU Kaltim memahami situasi keuangan daerah yang sedang mengatasi defisit anggaran.

Dengan kondisi keuangan yang sedang defisit, KPU Kaltim bersedia melakukan efIsiensi anggaran yang tidak mempengaruhi terhadap kebutuhan tahapan dan pelaksanaan pilgub 2018.

Misalnya, alokasi anggaran sosialisasi diusulkan akan dipangkas.

Baca: Jadwal Pilgub Kaltim, Ditetapkan Bulan Juni‎ 2018

"Kita berharap, seluruh steakholder dan partai politik turut terlibat ‎menyosialisasikan pilgub. Dananya kita pangkas. Kebutuhan Alat Peraga Kampanye (APK) juga kita pangkas besar. KPU bertugas meyiapkan dan memfasilitasi alat peraga calon," papar Rudi.

Pemangkasan APK awalnya dialokasikan maksimal. Tujuannya, agar semua pasangan calon memiliki hak merata untuk alat peraga kampanye.

"Tapi keuangan defisit, terpaksa kita kurangi. Kemungkinan, akan kita tempuh kesepakatan bersama untuk APK ini. Contoh, untuk setiap pasangan dijatah 1000 APK. KPU hanya menyiapkan 200 saja. Sisanya kesepakatan dengan pasangan calon, ini berasarkan azas keadilan," urainya. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help