TribunKaltim/

Kelabui Petugas, Dua Pelaku Illegal Logging Angkut Kayu dengan Dump Truck

"Pengangkutan kayu dengan dump truck sendiri dilakukan, agar terkesan truk sedang tidak mengangkut kayu," ungkap AKP Rido, Jumat (4/8/2017)

Kelabui Petugas, Dua Pelaku Illegal Logging Angkut Kayu dengan Dump Truck
HO - Satreskrim Polres Kutai Barat
Kayu olahan ilegal diamankan Satreskrim Polres Kutai Barat. 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Satreskrim Polres Kutai Barat (Kubar) kembali berhasil mengamankan pelaku ilegal logging, di sekitar kecamatan Damai, Minggu (30/7/2017) silam.

Terdapat dua pelaku yang berhasil diamankan, yakni AH dan ED, serta dua unit truk yang berisi kayu olahan, tanpa dilengkapi dengan dokumen perizinan.

Kapolres Kubar, AKBP Pramuja Sigit Wahono, melalui Kasat Reskrim, AKP Rido Doly Kristian menjelaskan, pelaku sengaja memasukan ratusan potong kayu olahan ke dump truck, guna mengelabui petugas.

"Pengangkutan kayu dengan dump truck sendiri dilakukan, agar terkesan truk sedang tidak mengangkut kayu," ungkap AKP Rido, Jumat (4/8/2017).

Baca: Wanita Ini Lupa Beri Uang Tip Pesan Antar Pizza, 4 Hari Kemudian Ini Surat Mengerikan yang Diterima

Baca: Hakim Usir Wartawan saat Meliput Sidang Kasus Narkoba Anak Bupati

Baca: Lagi, Kejahatan terhadap Bayi, Ternyata yang Membuang ke Kebun adalah Ibu Kandungnya Sendiri

Keberhasilan pengungkapan kasus ilegal logging itu sendiri, tidak terlepas dari peran masyarakat, yang turut berpartisipasi dalam memberikan informasi mengenai hal-hal yang mencurigakan.

"Partisipasi warga sangat kita butuhkan dalam upaya pemberantasan ilegal logging ini, apapun informasi yang dilaporkan ke kami, akan kami tindak lanjuti," tutur mantan Wakasat Reskrim Polresta Samarinda itu.

Dari data yang ada, tahun ini kepolisian telah menangani 21 kasus ilegal logging, yang seluruh kasusnya sudah sampai pada penuntutan.

"Dengan penanganan kasus ini, juga bertujuan agar dapat menjaga kelestarian hutan, serta tata laksana kehutanan dari hulu ke hilir dapat sesuai dengan regulasi yang berlaku," tuturnya.

Sementara itu, pelaku dijerat pasal pasal 88 ayat 1A, UU No 18 tahun 2013, dengan ancaman diatas 5 tahun Penjara. (*)

Baca: Bayi dalam Freezer - Akhirnya Terkuak, Pasutri Ini Kaget Temukan Plastik Hitam Berisi Bayi Beku

Baca: Ryan dr Oz Meninggal - Ini 5 Fakta Seputar Kematiannya, dari Unggahan Terakhir hingga Penyebabnya

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help