TribunKaltim/

Tim Junpur Kopaska Bantu Kuasai Kapal Sipil dari Tangan Teroris

Sebanyak 6 orang personel terjun bebas dari pesawat Casa NC- 212 200,U-625 TNI AL di ketinggian 6.000 feet.

Tim Junpur Kopaska Bantu Kuasai Kapal Sipil dari Tangan Teroris
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Sesaat sebelum Kopaska lakukan penerjunan dari pesawat Casa NC-212 200,U-625 TNI AL, Jumat (11/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tim Junpur (Penerjun Tempur) Pasukan Komando Katak (Kopaska) menyelesaikan misinya mengamankan kapal sipil MT Sangatta yang dikuasai teroris di perairan Teluk Balikpapan, Jumat (11/8/2017).

Sebanyak 6 orang personel terjun bebas dari pesawat Casa NC- 212 200,U-625 TNI AL di ketinggian 6.000 feet. 

Baca: 6 Anggota Kopaska Terjun di Ketinggian 6.000 Feet di Balikpapan

Kepada media ini sebelum melakukan penerjunan Dantim Junpur Kopaska Serma Nav Eko Siswoyo mengungkapkan, misi mereka yakni mengamankan Kapal MT Sangatta yang dikuasai teroris dalam Latihan Kesiapsiagaan Operasional Koarmartim 2017.

Baca: Persiba juga Tanggung Biaya Milo Diluar Kontrak, Berikut Sejumlah Fasilitas yang Diminta

"Usai para teroris dilumpuhkan oleh tim kopaska lainnya di bawah. Tugas kami mendarat di kapal, lalu mengamankannya," ujarnya.

Ke enam anggota Kopaska tersebut sukses melakukan penerjunan dari atas pesawat.

Mereka berusaha mendarat di atas kapal KRI Teluk Banten (simulasi kapal sipil).

"Posisi kapal 500 yard dari dermaga. Angin kecepatan 3 sampai 4 knot. Semoga kita bisa mendarat dengan sukses," tuturnya sebelum melakukan penerjunan.

Baca: Milo Keluhkan soal Fasilitas, Ini Sanggahan Manajemen Persiba

Pilot pesawat Casa NC-212 200,U-625, Kapten Laut (p) Ali Akbar didampingi Co-Pilot Lettu Laut (p) Ruben Tabuni mengatakan tim Junpur Kopaska melakukan penerjunan dari ketinggian 6.000 feet.

"Tadi cuaca sempat mendung, angin bertiup lumayan kencang. Tapi masih normal, dan mereka (Kopaska) bisa mendarat sesuai misi yang diberikan," kata Ali yang menjadi pilot pesawat tempur TNI AL sejak 2009 silam. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help