TribunKaltim/

Properti

Ini Masalahnya Kenapa Pembeli tak Mau Tinggal di Rumah Subsidi

Sebelum membeli rumah untuk pertama kali, ada baiknya bila calon konsumen memahami kondisi serta kualitas rumah yang hendak dibeli.

Ini Masalahnya Kenapa Pembeli tak Mau Tinggal di Rumah Subsidi
TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO
Kondisi progress pembangunan rumah murah bersubsidi Pesona Bukit Batuah Kota Balikpapan, pada Selasa (25/10/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO -- Sebelum membeli rumah untuk pertama kali, ada baiknya bila calon konsumen memahami kondisi serta kualitas rumah yang hendak dibeli.

Terutama, bagi Anda yang hendak membeli rumah subsidi yang harganya terjangkau.

Hasil monitoring yang dilakukan Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR menemukan, hampir 40 persen rumah subsidi yang disediakan pengembang tidak layak huni.

Berdasarkan informasi yang digali Kementerian PUPR dari para pembeli rumah subsidi, terungkap sejumlah faktor penyebab konsumen tak menghuni rumah yang dibelinya setelah proses akad kredit.

"Seperti jalan lingkungan, air bersih, sanitasi, listrik seringkali enggak dapat perhatian," kata Dirjen Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti di Jakarta, Senin (21/8/2017).

Baca: Ironis, Pemerintah Genjot Program Sejuta Rumah tapi 40 Persen tak Layak Huni

Baca: Pria Ini Rekam Aksi Barbar, Siksa Lalu Bunuh 2 Ekor Anjing, Hal Selanjutnya Sungguh Mengerikan!

Baca: Astaga, Pendukung Timnas Malaysia Pukuli Pendukung Myanmar

Hingga kini, realisasi penyaluran rumah subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 504.079 unit.

Artinya, hampir 200.000 unit rumah subsidi yang telah akad kredit yang tidak dihuni oleh pembelinya.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help