TribunKaltim/

Kesehatan

Bagaimana agar Anak Gampang Makan Sayur?

Namun, hal itu bisa disiasati sejak bayi masih di kandungan dan mendapatkan ASI eksklusif.

Bagaimana agar Anak Gampang Makan Sayur?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Mengajarkan anak untuk menyukai sayur-sayuran dan buah bukan perkara murah bagi sebagian besar orangtua.

Namun, hal itu bisa disiasati sejak bayi masih di kandungan dan mendapatkan ASI eksklusif.

Bila ibu rajin mengonsumsi sayuran selama hamil dan menyusui, maka bayi jadi terbiasa  mengecap rasa sayuran melalui air susu ibunya.

Dilansir dari laman Independent.co.uk peneliti dari Monell Chemical Senses Center di Philadelphia menyimpulkan bahwa bayi yang mendapatkan ASI cenderung akan lebih menyukai sayuran dan buah di kemudian hari.

Ketika bayi mulai diperkenalkan pada makanan pendamping ASI (MPASI) di usia 6 bulan, rasa sayuran mungkin terlalu kuat bagi mereka.

Namun, jika bayi mendapat ASI, rasa sayuran tidak akan terlalu mengejutkan bagi lidahnya.

"Setiap pengalaman indrawi setiap bayi unik, tapi rasa makanan pertama mereka sejak di kandungan sangat tergantung pada apa yang dimakan ibunya," kata Julie Mennella, penulis studi utama dan seorang biopsikologi.

Menurut dia, ASI adalah cara terbaik untuk memperkenalkan bayi pada sayuran dan buah sedini mungkin.

Jika ibu memang penyuka sayuran, maka bayi juga akan mengenal rasanya melalui cairan ketuban dan kemudian air susu ibunya.

Dalam penelitiannya kepada 97 ibu hamil, para periset meminta mereka untuk meminum jus seledri atau jus wortel, kemudian mereka melacak kebiasaan makan anak-anak mereka saat mulai mendapat makanan padat.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help