Duh, Semburan Lumpur Setinggi Pohon Kelapa Dibilang Pengebor Sudah Biasa. . .
Hal itu diungkapkan pria yang malang melintang di dunia pengeboran sumur sejak 2006.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani |
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Erik, Kepala Penanggungjawab Pengeboran mengungkapkan semburan lumpur yang terjadi di areal Apartemen D'Bandara merupakan hal lumrah di setiap pengeboran.
Hal itu diungkapkan pria yang malang melintang di dunia pengeboran sumur sejak 2006.
"Itu di pengeboran biasa terjadi asal dia bukan gas berbahaya. Ini masih bukan gas, oksigen aja," katanya kepada Tribunkaltim.co, Selasa (19/9/2017).
Sudah seminggu ia bersama lima orang pekerja menggali tanah yang diperkirakan di bawahnya tersimpan sumber cadangan air.
Menggunakan teknik Direct Circulation Mud, mereka menarget menggali tanah hingga kedalaman 155 meter.
"Lumpur keluar, karena kita ngebor pakai lumpur juga. Kami ngebor dengan sirkulasi lumpur juga," kilahnya.
Baca: BREAKING NEWS - Heboh, Ada Semburan Lumpur Setinggi Pohon Kelapa di Apartemen DBandara
Baca: Ada Semburan Lumpur di Apartemen DBandara, Ini Penjelasan DLH
Namun baru di kedalaman 85 meter, semburan air bercampur lumpur muncrat dari lobang galian.
Selain di lokasi semburan lumpur tersebut, pihaknya juga menggali di lokasi berbeda namun masih di areal apartemen.
"Ada 2 rencana titik bor. Itu kerja bareng. Tapi di sana aman aja, sudah 125 meter, namun belum dapat air," katanya.
Lebih lanjut, sebelum melakukan pengeboran pihaknya melakukan pencarian titik terlebih dahulu.
Memprediksi dimana adanya sumber air di lokasi tersebut.
Baca: Tanpa Surat Kendaraan, Pemkab Lelang Puluhan Unit Kendaraan