TribunKaltim/

Dapat Jatah 2.000 Sambungan Air Bersih Baru, Pengusaha dan Orang Kaya Dilarang Mendaftar

Tahun 2018 mendatang, Kabupaten Bulungan mendapatkan jatah 2.000 sambungan air bersih baru dari Pemerintah Pusat.

Dapat Jatah 2.000 Sambungan Air Bersih Baru, Pengusaha dan Orang Kaya Dilarang Mendaftar
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Salah satu Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik PDAM Denum Benuanta yang berada di tepi Sungai Kayan, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Tahun 2018 mendatang, Kabupaten Bulungan mendapatkan jatah 2.000 sambungan air bersih baru dari Pemerintah Pusat.

Namun berdasarkan informasi yang disampaikan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bulungan baru-baru ini, kata Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Syarwani, Selasa (14/11/2017), sambungan baru ini hanya ditujukan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), bukan PNS, TNI, Polri.

Dia berpesan, siapa saja masyarakat yang berpenghasilan rendah ini harus benar-benar teridentifikasi dengan baik. 

Jangan sampai, jatah untuk MBR ini justru dinikmati perusahaan atau dunia usaha, atau orang-orang yang sudah hidup berkecukupan.

Baca: Niatnya Mau Beli Tapi Lihat Penjual Tertidur, Eh Pekerja Tambang Ini Malah Mencuri

Adanya jatah ini juga harus bisa menjadi solusi masih banyaknya daftar tunggu masyarakat, khususnya di Tanjung Selor, yang ingin mendapatkan sambungan air bersih.

"Jangan sampai salah sasaranlah," harapnya.

Demi perbaikan layanan air bersih ke depannya, pihaknya juga mendesak Pemkab Bulungan untuk segera mengajukan revisi Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang PDAM Denum Benuanta.

Perda tentang PDAM tersebut, ungkap Syarwani, dikeluarkan tahun 1983 lalu, dan sama sekali belum pernah direvisi.

Halaman
12
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help