TribunKaltim/

Tim Bhayangkari Raih Juara I Senam Tobelo

Tak hanya keseragaman gerak yang dipertontonkan, kreasi kostum yang digunakan menjadi nilai plus untuk menuju predikat juara.

Tim Bhayangkari Raih Juara I Senam Tobelo
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
SENAM - Seluruh peserta lomba diajak senam Tobelo massal sebelum dimulainya perlombaan_SARITA 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Rangkaian peringatan Hari Ibu dan HUT Gabungan Organisasi Wanita (GOW) ke 16 di Kabupaten Kutai Timur, berlangsung meriah dengan digelarnya lomba senam Tobelo, Rabu (20/12).

Ada 22 kelompok perwakilan organisasi wanita se Kutai Timur, yang ikut serta untuk memperebutkan gelar juara. Tak hanya dari Sangatta, tapi ada juga dari Kecamatan Muara Wahau, Bengalon dan kecamatan lainnya.

Masing-masing kelompok yang terdiri dari enam orang berlenggak lenggok dengan kreativitas mereka mengikuti irama lagu Tobelo, lagu khas dari Maluku.

Tak hanya keseragaman gerak yang dipertontonkan, kreasi kostum yang digunakan menjadi nilai plus untuk menuju predikat juara. Meski menggunakan pakaian senam atau pakaian olahraga, peserta tak lupa menambahkan topi bulu dan mahkota ukiran Dayak di kepala.

Ada pula yang menggunakan kain batik wakakaroros sebagai hiasan di pinggang.
Hasilnya, tim bhayangkari Polres Kutai Timur, berhasil merebut piala juara I senam Tobelo. Peringkat dua dan tiga disusul oleh tim dari Klinik As Syifa dan Koalisi Perempuan Partai Golkar (KPPG).

Ketua GOW Kutai Timur, Tirah Satriani yang juga istri Wakil Bupati Kasmidi Bulang mengatakan perlombaan senam Tobelo merupakan bagian dari seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu dan HUT GOW ke 16.

Selain senam Tobelo, GOW Kutim yang beranggotakan 25 organisasi wanita juga menggelar kegiatan bakti sosial.

“Untuk bakti sosial, kita sempat menghimpun dana dengan turun ke jalan beberapa waktu lalu. Dana tersebut, rencananya akan disumbangkan bagi adik kita yang terkena tumor mata dan membeli tiga unit kursi roda untuk tiga manula di Sangatta. Kami juga akan turun ke pasar tradisional memberi bantuan bagi pedagang,” ungkap Tirah.

Puncaknya, menurut Tirah, akan digelar kegiatan syukuran HUT GOW dan Hari Ibu, sekaligus memberikan bantuan pada beberapa ibu dan tenaga pendidik yang sudah berperan dalam mencerdaskan anak-anak di Kabupaten Kutai Timur. (*)



Penulis: Margaret Sarita
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help