TribunKaltim/

Hati-hati, Dua Lubang Besar mengintai Pengendara, di Jalan Menuju PKT

jalan yang menghubungkan Kelurahan Loktuan dan pusat Kota Bontang baru saja diaspal oleh pemerintah. Persisnya, tahun 2015 lalu.

Hati-hati, Dua Lubang Besar mengintai Pengendara, di Jalan Menuju PKT
Tribun Kaltim/Udin Dohang
Pengendara mobil melintas di dekat lubang galian Pipa Jargas di jalan Pupuk Raya, tepatnya di simpang RS PKT 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Udin Dohang

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pengendara yang kerap melintasi sepanjang jalan Cipto Mangunkusumo (ex Jalan Pupuk Raya), Kecamatan Bontang Utara, diimbau waspada. ‎

Pasalnya, terdapat dua lubang besar yang menganga di jalan utama menuju pusat kawasan industri PT Pupuk Kaltim (PKT).

Baca: 1 Unit Sepeda Motor Jadi Doorprize saat Deklarasi Pasangan OKE

Pantauan Tribunkaltim.co, dua lubang tersebut terletak, di Kelurahan Belimbing (simpang BSD) dan Kelurahan Loktuan (simpang RS Pupuk Kaltim).

"Sudah pernah ada yang jatuh di situ. Memang bahaya karena letaknya tepat dipenurunan," ujar Nugroho (47) warga Perum Bukit Sekatup Damai, Rabu (10/1/2018)

‎Ia menuturkan, jalan yang menghubungkan Kelurahan Loktuan dan pusat Kota Bontang baru saja diaspal oleh pemerintah. Persisnya, tahun 2015 lalu.

Hanya saja, akibat galian pipa jalan yang semula mulus itu jadi rusak dan berlubang. Bekas galian tersebut sudah ditambal beberapa kali, tapi tidak bertahan lama.

Baca: Jelang Pilkada Kaltim, Ini Pesan dan Ajakan Guru Masud

Demikian halnya dengan lubang besar berdiameter 2 meter, tepat di persimpangan RS PKT. Hamka (32), warga Kelurahan Guntung mengatakan lubang tersebut diakibatkan kegiatan proyek galian pipa jaringan gas (Jargas) sekitar bulan Nopember 2017 lalu. ‎

"Dulu ada proyek pemasangan pipa gas kalau tidak salah. Nah sejak itu, jalan berlubang,"paparnya.

Menurut Hamka, keberadaraan lubang besar di simpang RS PKT sangat berbahaya. Kendati sudah diberi police line dan tanda berupa drum kosong, pada malam hari keberadaan lubang besar tetap berbahaya bagi pengendara.

"Saya aja tiap malam lewat jalan harus hati-hati. Soalnya, lubang kadang tidak terlihat," katanya.

Baca: Sial, Beli Emas Batangan Lewat Online Pegawai BPN Malah Dikirimi Baju Anak

Ia meminta instansi terkait segera melakukan perbaikan terhadap dua titik jalan protokol tersebut. Sebelum memicu kecelakaan lalu lintas yang fatal. 

Penulis: Udin Dohang
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help