Bela La Nyalla, Al Khaththath Ungkit Fakta Mengejutkan Aksi 212 dan Rahasia Kemenangan Anies-Sandi

Menurutnya, suara para ulama tidak didengar ketiga partai. Padahal, pengerahan aksi bela Islam 212 lalu, melibatkan peran para ulama

Bela La Nyalla, Al Khaththath Ungkit Fakta Mengejutkan Aksi 212 dan Rahasia Kemenangan Anies-Sandi
KOMPAS.com/NURSITA SARI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Rabu (15/11/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam, Al AKhaththath, menilai kemenangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 tak lepas dari peran para ulama.

Al Khaththath melayangkan protes terhadap tiga partai politik, yakni Gerindra, PAN, dan PKS.

Ia menyesalkan, rekomendasi para ulama pada pilkada serentak 2018 tak digubris tiga parpol tersebut.

Satu di antaranya, rekomendasi untuk mengusung La Nyalla Mahmud Matalitti pada Pilkada Jawa Timur 2018.

La Nyalla Mahmud Mattalitti
La Nyalla Mahmud Mattalitti (IST)

"Kami prihatin kasus yang dihadapi oleh La Nyalla," ujar Al Khaththath di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Menurutnya, terdapat lima kader atau alumni 212 yang direkomendasikan untuk diusung pada Pilkada tahun ini, termasuk La Nyalla. Rekomendasi itu, diserahkan kepada Gerindra, PAN, dan PKS.

"Dan juga beberapa nama yang kami ajukan kepada pimpinan partai agar kader dari aksi 212 itu dari 171 Pilkada kita hanya minta lima agar bisa diberikan rekomendasi khusus," ujar Al Khaththath.

Al Khaththath mengatakan, rekomendasi kelima nama itu, diserahkan langsung kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Presiden PKS Sohibul Iman. Pertemuan berlangsung di rumah Zulkifli.

"Namun tidak satu pun yang diberikan rekomendasi," ujar Al Khaththath.

Menurutnya, suara para ulama tidak didengar ketiga partai. Padahal, pengerahan aksi bela Islam 212 lalu, melibatkan peran para ulama. Hingga akhirnya memenangkan pasangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta.

La Nyalla dan Prabowo Subianto bersama sejumlah tokoh di antaranya pendiri PAN Prof Amien Rais, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI Ustadz Bachtiar Nasir.
La Nyalla dan Prabowo Subianto bersama sejumlah tokoh di antaranya pendiri PAN Prof Amien Rais, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI Ustadz Bachtiar Nasir. (ist)

"Kita kan' menganggap para ulama sudah memperjuangkan dengan pengerahan aksi bela Islam 212 yang sangat fenomenal," ujar Al Khaththath.

"Kita di Jakarta sudah berhasil memunculkan Gubernur Anies-Sandi yang didukung para ulama dengan semangat 212, semangat Al Maidah 51," ujarnya.

Elemen masyarakat dari berbagai kalangan saat melaksanakan shalat Jumat di kawasan silang Monas, Jakarta Pusat, tahun lalu
Elemen masyarakat dari berbagai kalangan saat melaksanakan shalat Jumat di kawasan silang Monas, Jakarta Pusat, tahun lalu ()

Namun, para elite politik ketiga parpol, merasa terdapat beberapa wilayah yang penduduk umat Islam tidak dominan.

"Di Sulut, di Papua dan NTT kita maklumi. Tetapi kalau terjadi di Jawa Timur pusing, banyak komplain dari bawah sampai ke saya," ujar Al Khaththath.

[Dennis Destryawan]

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help