TribunKaltim/

Bantu Pencarian Korban Tenggelam di Tanjung Mangkalihat, Wabup Kasmidi Pimpin Tim Susulan

sebuah kapal nelayan yang digunakan tujuh pemancing asal Sangatta bertabrakan dengan Tugboat penarik tongkang JPA 2

Bantu Pencarian Korban Tenggelam di Tanjung Mangkalihat, Wabup Kasmidi Pimpin Tim Susulan
Tribun Kaltim/Margaret Sarita
Pelepasan tim susulan dalam upaya pencarian korban insiden tabrakan kapal TB Biak IV dan kapal nelayan warga Sangatta 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - ‎ Pencarian korban tenggelam insiden kapal tugboat vs kapal nelayan asal Sangatta, Kabupaten Kutai Timur di perairan Desa Tanjung Mangkalihat, Kecamatan Sandaran memasuki hari ketiga, Selasa (13/2/2018). 

Tim gabungan SAR Kutim, ‎kepolisian dan Lanal Sangatta sudah memulai pencarian sejak pukul 8 pagi tadi.

Sementara tim susulan dari Sangatta, diperkirakan berangkat hari ini, sekitar pukul 13.00 siang, menggunakan KAL Kudungga. Tim susulan akan  dipimpin langsung, Wabup Kasmidi Bulang dan Danlanal Letkol Laut (P), Mulyan Budiarta. 

Baca: 4 Paslon Pilgub Kaltim Selfie Bareng Usai Pencabutan Nomor Urut, Gaya Siapa Paling Keren?

Bergabung dalam tim susulan ini, beberapa penyelam dari‎ Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kutai Timur, BPBD Kutim,  PMI Kutim dan relawan Komunitas Pecinta Alam Kutim (Kompak) serta awak media. 

Pelepasan tim sus‎ulan dilakukan di teras kantor Bupati Kutim. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Kasmidi Bulang mengatakan tim susulan yang bergabung merupakan kekuatan andal di bidang masing-masing.

Baca: Kedapatan Jual Telur Penyu, Pemkab Berau Cabut Izin Dagangnya dan Laporkan ke Polisi

"Ada tim penyelam, kesehatan dan relawan yang biasa membantu evakuasi musibah alam. Diharapkan dengan dukungan penuh pemerintah dan instansi terkait lainnya dalam pencarian, enam korban yang hilang bisa segera ditemukan," kata Kasmidi. 

Tim susulan, kata Kasmidi, bagian respon cepat dan kepedulian pemerintah bagi masyarakat Kutim yang membutuhkan. "Kita maksimalkan untuk pencarian. Hari ini. Karena kemampuan hidup orang di laut adalah tiga hari. Mudahan hari ini bisa ada hasil," ujar Kasmidi. 

Baca: Cuma Gara-gara Ayam Pria Balikpapan Ini Tikam Teman Sendiri

Seperti diketahui, Minggu (11/2) kemarin, sebuah kapal nelayan yang digunakan tujuh pemancing asal Sangatta bertabrakan dengan Tugboat penarik tongkang JPA 2.

Tabrakan yang terjadi di perairan Tanjung Mangkaliat ini, menyebabkan enam orang dinyatakan hilang dan sedang dalam pencarian. Mereka yang hilang yakni Jakaria (56) warga Gang Barito Sangatta Utara, kemudian Kardi (45) warga Jalan AW Syahrani Sangatta Utara, Marten alias Opa, warga Jalan Hidayatullah Sangatta Utara, Seno, warga Gg Selamat Sangatta Utara, Rustam warga Jalan Yos Sudarso Gang Munthe Sangatta Utara, Sukri (57) warga Jalan Sepakat Sangatta serta 1 orang pria dengan perkiraan usia 30 tahun.

 Sementara yang selamat adalah Sukri. Pemilik kapal ini, diselamatkan warga Tanjung Mangkaliat yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help