TribunKaltim/

Selama di Rutan KPK, Setya Novanto Belajar Menyapu Lantai dan Bersihkan Sarang Laba-laba

keadaannya yang sulit di tahanan mengingatkan dirinya saat masih susah dan belum sukses baik sebagai pengusaha maupun politisi

Selama di Rutan KPK, Setya Novanto Belajar Menyapu Lantai dan Bersihkan Sarang Laba-laba
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Terdakwa Setya Novanto memasuki gedung KPK Jakarta untuk menjalani pemeriksaan, Jumat (22/12/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - Banyak Belajar, itulah hikmah yang dipetik Setya Novanto selama berbulan-bulan menjadi penghuni Rutan Merah Putih, KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut mantan ketua DPR RI tersebut, keadaannya yang sulit di tahanan mengingatkan dirinya saat masih susah dan belum sukses baik sebagai pengusaha maupun politisi.

Baca: Satu Keluarga di Tangerang Dibantai, Tetangga Sempat Dengar Ribut-ribut

Berkali-kali, Setya Novanto kerap curhat soal hidupnya kini bak anak kost karena harus menyiapkan segala kebutuhan seorang diri.

Bahkan bersih-bersih kamar di selnya juga harus dilakoni sendiri.

Baca: Adem Banget, Setelah Penyerangan Gereja di Jogja, Rombongan Ibu Berjilbab Lakukan Hal Ini

Meski awalnya tidak terbiasa, lama kelamaan Setya Novanto mengaku sudah terbiasa berjibaku dengan alat-alat kebersihan seperti sapu ijuk, alat pel, kemoceng, ember hingga gayung plastik.

"Yah kami pokoknya bagi-bagi tugas, semua sudut di sel di lap jangan sampai kotor. Sampai sarang laba-laba juga saya bersihkan," ucapnya Senin (12/2/2018) di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Baca: Goyangan Marion Jola Indonesian Idol saat Tampil Ini Curi Perhatian, Armand Maulana: Ahh Bagian Gue

Setya Novanto melanjutkan, kini tugasnya di rutan bertambah tidak lagi mencuci piring tapi juga ngepel dan menyapu bergantian dengan penghuni tahanan yang lain.

"Sekarang ya dari bawah, belajar dari bawah. Belajar ngepel lagi, nyapu lagi‎," tambahnya. (*)

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Setya Novanto Mengaku Belajar Menyapu Lantai di Rutan KPK"

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help