Darurat Narkoba

Warga Malaysia Sembunyikan Sabu di Punggung dan Celana Dalam

Nor Elysiah binti Welfred (27) tak berkutik saat aparat mendapatkan sekitar 1 kilogram sabu yang disimpan di sekitar tubuhnya.

Warga Malaysia Sembunyikan Sabu di Punggung dan Celana Dalam
TRIBUN KALTIM/NIKO RURU
Barang bukti sabu dan tersangka asal Malaysia, Selasa (6/3/2018), dihadirkan pada konferensi pers di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Nunukan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Nor Elysiah binti Welfred (27) tak berkutik saat aparat mendapatkan sekitar 1 kilogram sabu yang disimpan di sekitar tubuhnya.

Diapun diamankan aparat Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Nunukan.

"Sebanyak 7 bungkus disembunyikan di punggung, 7 bungkus di celana dalam dan 6 bungkus disembunyikan dalam bra,” ujar Agus Sudarmadi, Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur, Selasa (6/3/2018).

Baca: Merinding! Di Panggung Indonesian Idol 2018, Armand Maulana Duet Sholawat dengan Ayu Putrisundari

Agus mengatakan, warga Malaysia yang berangkat dari Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia ini diamankan pada Rabu 28 Februari sekitar pukul 17.30 saat baru saja turun dari MV Mid East Ekspress di Pelabuhan Tunon Taka, Kecamatan Nunukan.

Terungkapnya kasus tersebut berawal saat petugas sedang melakukan profiling penumpang di Pos Pengawasan Lintas Batas Pelabuhan Tunon Taka.

Baca: Penampilan Maria The Best, Jodie Tersingkir, Inilah Hasil Indonesian Idol di Top 7 Spektakuler!

Saat itu petugas Bea dan Cukai melihat kejanggalan cara berjalan dan pakaian yang dikenakan warga Malaysia dengan nomor paspor H40944410.

"Dilakukan pemeriksaan mendalam di hanggar Bea Cukai, kami temukan 20 bungkus methampethamine di tubuh yang bersangkutan. Berat bruto 1002,1 gram," ujarnya.

Baca: Mantan Ketua Panwaslu Balikpapan Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah

Dari pengakuannya kepada petugas, pelaku menerima upah hingga RM 4.000.

Baca: Ajukan PK, MA Pastikan Ini Hal yang Pertama dan Terakhir untuk Ahok

“Pelaku terancam Pasal 102 huruf e Undang- Undang Nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan jo Pasal 113 ayat 1 Undang- Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” katanya. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved