TribunKaltim/

TNI AL Kejar-kejaran dengan Speedboat Pengangkut CTKI Ilegal, Tiga Tertangkap

Operasi setelah pengamatan inteligen ini membuat kalang kabut para motoris speedboat yang hendak membawa CTKI ilegal

TNI AL Kejar-kejaran dengan Speedboat Pengangkut CTKI Ilegal, Tiga Tertangkap
TRIBUN KALTIM / NIKO RURU
Sejumlah Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) ilegal diamankan di Mako Pangkalan TNI Angkatan Laut Nunukan. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII Tarakan dan Pangkalan TNI Angkatan Laut Nunukan harus terlibat kejar- kejaran dengan speedboat pengangkut Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) ilegal. Enam unit speedboat bergerak dari arah Pulau Sebatik menuju Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia.

Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan, Letkol Laut (P) Ary Aryono mengungkapkan, saat melakukan pencegahan pengiriman CTKI ilegal di Perairan Sungai Nyamuk atau jalur Sebatik - Tawau, personel TNI AL terlibat kejar-kejaran dengan speedboat pengangkut CTKI dimaksud.

Dari kejar- kejaran itu pihaknya berhasil mengamankan 3 unit speedboat. Satu unit speedboat berhasil diamankan di Perairan Sungai Nyamuk, 1 unit speedboat diamankan di Sungai Pancang sekitar Patok 3 perbatasan Republik Indonesia - Malaysia dan satu unit speedboat diamankan di Sungai Nyamuk, namun motoris dan penumpang sempat melarikan diri ke darat. "Mereka tidak mengindahkan tembakan peringatan," ujarnya, Kamis (12/4/2018).

Dari pencegahan yang dilakukan itu, sebanyak 39 orang CTKI berhasil diamankan. Dari jumlah itu sebanyak 12 orang laki-laki dewasa, 14 orang perempuan dewasa, 8 anak laki- laki serta 5 anak perempuan. Selain itu diamankan 2 orang motoris juga 2 anak buah kapal. "Kami mengamankan dua unit speedboat di Mako Lanal Nunukan untuk selanjutnya menjalani proses hukum," ujarnya.

Awalnya, kata dia, tim mendeteksi ada lebih dari 3 unit speedboat yang akan bergerak membawa CTKI ke Malaysia. "Tim mendeteksi 6 unit speedboat yang siap berangkat ke Malaysia," ujarnya.

Operasi setelah pengamatan inteligen ini membuat kalang kabut para motoris speedboat yang hendak membawa CTKI ilegal. Dari 6 unit speedboat dimaksud, 3 unit di antaranya berhasil kabur dan masuk ke wilayah Malaysia.

Ary mengatakan, keberangkatan CTKI ilegal ke Malaysia ini membutuhkan ketegasan penindakan dari pemerintah. Kurang maksimalnya pengawasan sama artinya membuka peluang untuk jalur penyelundupan ke perbatasan Republik Indonesia - Malaysia.

"Kalau kita membiarkan mereka ilegal, kita sama saja menyuruh mereka susah di negeri orang. Karena tidak sedikit oknum yang mengambil keuntungan dari kasus ini," katanya. (*)

TIGA SPEEDBOAT DIAMANKAN
* Satu unit speedboat berhasil diamankan di Perairan Sungai Nyamuk,
* Satu unit speedboat diamankan di Sungai Pancang sekitar Patok 3 perbatasan Indonesia - Malaysia
* Satu unit speedboat diamankan di Sungai Nyamuk, namun motoris dan penumpang sempat melarikan diri ke darat.
* Tiga speedboat kabur ke wilayah Malaysia

Penulis: Niko Ruru
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help