Dirugikan Rp 4,2 Miliar, Jamaah Abu Tour Samarinda Tak Lelah Perjuangkan Nasib

Menurut Sumiyati, para jamaah AT yang diwakili olehnya menuntut uang mereka dikembalikan oleh PT AT.

Dirugikan Rp 4,2 Miliar, Jamaah Abu Tour Samarinda Tak Lelah Perjuangkan Nasib
TRIBUN KALTIM / RAFAN DWINANTO
Sumiyati berfoto bersama Anggota Komisi I DPRD Samarinda 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Para korban PT Amanah Bersama Umat (Abu) Tour (AT), tak lelah memerjuangkan nasib mereka.

Melalui perwakilannya, para jamaah AT kembali mendatangi DPRD Samarinda. Sumiyati dan Saipul yang mewakili lebih dari 70 jamaah, diterima Komisi I, DPRD Samarinda, Senin (16/4/2018).

Kali ini, perwakilan jamaah menyerahkan sejumlah bukti daftar jamaah PT AT ke DPRD Samarinda.

"Dulu kami pernah mengadu ke DPRD Samarinda. Hanya waktu itu belum bawa data jamaah. Nah, hari ini kami sertakan datanya," kata Sumiyati.

Berdasarkan data yang diserahkan ke DPRD Samarinda, total jamaah sekitar 283 orang dengan jumlah kerugian ditaksir sekitar Rp 4,2 miliar.

"Ini jamaah yang langsung beli paket umrah dengan PT AT. Bukan yang melalui agen/mitra AT," ungkap Sumiyati, yang dipercaya menjadi Ketua Perwakilan Jamaah AT di Samarinda.

Baca juga:

Perkokoh Komposisi Skuat, Liverpool Siap Kejar Gelandang Real Madrid

Sempat Ribut dengan Vicky Prasetyo di Program Siaran Televisi, Angel Lelga Berikan Klarifikasi

Simulasikan Berduet di Pilpres dengan Ruhut Sitompul, Hotman Paris: Musuh Abadi

Minta Jaminan Perlindungan Data, Warga Asia Kirim Surat Terbuka untuk Bos Facebook Mark Zuckerberg

Menurut Sumiyati, para jamaah AT yang diwakili olehnya menuntut uang mereka dikembalikan oleh PT AT.

"Yang saya laporkan ini memang semuanya minta uang dikembalikan. Karena mereka umumnya sudah tidak percaya lagi dengan AT. Seandainya dikembalikan, kata mereka lebih baik tinggal tambah sedikit kalau ada rezeki daftar aja ke travel lain," kata Sumiyati.

Setelah dari DPRD Samarinda, Sumiyati dan rekannya juga menyerahkan data yang sama ke Polresta Samarinda.

"Ini juga untuk melengkapi laporan kami sebelumnya. Kami lengkapi identitas diri berikut bukti-bukti pembayaran ke AT," katanya. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help