Alamak, Stok Tinta Cetak e-KTP di PPU Hanya Sampai Juni
bila sampai bulan tersebut anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak dicairkan, maka dikhawatirkan pencetakan e-KTP akan tertunda.
Penulis: Samir | Editor: Januar Alamijaya
Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO - Stok tinta untuk mencetak KTP Elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser Utara (PPU) hanya sampai Mei atau Juni mendatang.
Namun bila sampai bulan tersebut anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak dicairkan, maka dikhawatirkan pencetakan e-KTP akan tertunda.
Baca: Disinggung Video Bantuan Air Mineral dari Paslon, Bawaslu : Kami Tak Temukan Peristiwa Itu
Kepala Disdukcapil PPU, Suyanto, Jumat (27/4/2018) menjelaskan, sampai sekarang stok tinta hanya sekitar 10 biji dan bisa dipakai sampai Mei atau Juni mendatang.
Ia mengaku, anggaran dana DAK sebesar Rp 720 juta dari APBN sudah turun namun sampai sekarang baru menggunakan Rp 135 juta untuk pengadaan blanko kartu keluarga (KK).
Ia menjelaskan, meski hanya Rp 720 juta dana yang diterima dari pusat, namun pihaknya akan tetapI berharap agar sisa dana tahun lalu yang belum dibayarkan Rp 92 juta bisa diselesaikan tahun ini.
Baca: Novanto Bingung Saat Ditanya Hakim, Tidur Atau Pingsan Setelah Kecelakaan Mobil Tabrak Tiang?
"Tahun lalu ada dana kami Rp 92 juta yang tidak dicairkan dengan alasan defisit anggaran, padahal itu dana DAK. Makanya kami tetap meminta tahun ini dicairkan juga," jelasnya.
Ia mengaku, dana DAK tersebut harus dicairkan paling lambat awal Mei mendatang karena dikhawatirkan bila tidak dilakukan maka pencetakan e-KTP akan tertunda karena kehabiskan tinta. Untuk membeli tinta pihkanya membutuhkan anggaran Rp 198 juta untuk kebutuhan beberapa bulan ke depan.
Sementara mengenai pencetakan e-KTP, Suyanto menjelaskan sampai sekarang jumlah blanko yang dicetak mencapai 300 keping setiap hari. Ia mengaku, awalnya ada sekitar 5.000 warga yang sudah melakukan perekaman namun belum mendapatkan e-KTP, berlahan-lahan diselesaikan dan sudah sekitar 2.500 keping yang telah tercetak.
Baca: Baru Dua Pemerintahan di Kaltim yang Gunakan Transaksi Non Tunai
Ia mengatakan, sisa yang belum tercetak lanjutnya, ditargetkan akan selesai sebelum pencoblosan 27 Juni mendatang. agar warga bisa memberikan hak suara.
"Mereka itu kan sudah masuk DPT tapi belum mengantongi e-KTP. Makanya ditargetkan rampung sebelum hari pencoblosan," ujarnya.