Kuliner

Geblek, Cireng Khas Kulon Progo yang Nikmat Disantap Selagi Hangat

Geblek sering disamakan dengan cireng karena bahan baku yang digunakan, tapi keduanya berbeda bentuk dan ukuran.

Geblek, Cireng Khas Kulon Progo yang Nikmat Disantap Selagi Hangat
KOMPAS.com/Dani J
Menu geblek dalam 1 porsi di kedai Geblek Pari Nanggulan di Dusun Pronosutan di Kulon Progo. Warung ini ada di tepi hamparan sawah dengan pemandangan indah. 

TRIBUNKALTIM.CO, KULON PROGO - Geblek merupakan nama salah satu makanan khas Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Dibuat dari adonan tepung singkong, rasanya asin dan gurih.

Geblek sering disamakan dengan cireng karena bahan baku yang digunakan, tapi keduanya berbeda bentuk dan ukuran.

Geblek berwarna putih, bentuknya serupa angka delapan, dan punya tekstur kenyal ketika dikunyah.

Cireng dan geblek juga punya perbedaan soal rasa.

Cireng memiliki banyak rasa, sedangkan geblek yang berkembang pesat di Kulon Progo rata-rata asin dan gurih.

Geblek merupakan jajanan umum di Kulon Progo, seperti halnya pisang goreng, mendoan, tahu, dan ubi goreng.

Oleh karena itu, geblek mudah ditemui mulai dari pedagang kaki lima sampai dengan jadi sajian rumah makan.

Nuryani bekerja sebagai juru masak geblek di warung Geblek Pari Nanggulan (Pari) di Dusun Pronosutan, Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Yogyakarta.

Ia menceritakan bagaimana geblek menjadi makanan nikmat setelah digoreng selama 20 menit pada minyak panas.

Baca: LIVE STREAMING - Sriwijaya FC Vs Persela Lamongan, Saksikan Pukul 20.30 WIB!

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help