Mudik Lebaran

Hadapi Lonjakan Penumpang Jelang Lebaran, Dishub Periksa 20 Kendaraan Umum

Jelang arus mudik Lebaran, Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur melakukan pemeriksaan kendaraan angkutan Lebaran.

Hadapi Lonjakan Penumpang Jelang Lebaran, Dishub Periksa 20 Kendaraan Umum
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Tak hanya bus antar kota/kabupaten, angkutan umum di wilayah perkotaan pun ikut diperiksa kelayakannya oleh jajaran Dishub Kutim. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Jelang arus mudik Lebaran, Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur melakukan pemeriksaan kendaraan angkutan Lebaran.

Pemeriksaan dilakukan serentak di terminal antar kota/kabupaten di Jalan Poros Sangatta -Bontang km 3, Kecamatan Sangatta Selatan, Selasa (5/6/2018).

Pemeriksaan dilakukan pada kendaraan angkutan bus Sangatta-Samarinda, angkutan kota serta travel jurusan Sangatta-Bontang dan Sangatta-Balikpapan.

"Pemeriksaan meliputi kondisi mesin, rem, lampu, surat kelayakan kendaraan serta kondisi di dalam bus itu sendiri. Tempat duduknya, AC atau tidak, hingga sopir yang mengendarai. Kita periksa semua kelayakan kendaraannya. Mulai dari bus, minibus travel sampei angkutan kota juga," ungkap Kadishub Kutim Ikhsanuddin didampingi Kabid Darat Failu.

Baca: Gara-gara Lilin, Rumah Purwanto Ludes Terbakar

Hasil pemeriksaan pada sekitar 20 kendaraan, menurut Ikhsanuddin dalam kondisi layak jalan. Ada beberapa bus yang terlihat dari luar kurang layak, tapi itu hanya tampilan luarnya.

Saat dicek mesin, lampu dan rem, semua masih berfungsi sempurna.

"Tidak ada kendaraan yang tidak layak. Semua layak pakai dan aman," ujar Ikhsanuddin.

Dari terminal Km 3, menurut Ikhsanuddin, ada lima sampai tujuh unit bus yang berangkat menuju Samarinda setiap hari.

Dengan kapasitas antara 70 - 90 penumpang.

Baca: Perubahan Regulasi, Pelti Balikpapan Yakin Meraih Juara di Porprov

"Saat ini, lonjakan penumpang belum terlalu signifikan. Masih sekitar 195 penumpang per hari. Peningkatan jumlah penumpang diprediksi akan terjadi pada H-6 hingga H -2 nanti. Data tahun lalu, arus penumpang bisa mencapai 400 orang setiap hari," beber Ikhsanuddin.

Untuk itu, ia juga sudah bekerja sama dengan organisasi angkutan antar kota juga travel, untuk menyikapi lonjakan penumpang. (*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help