Ada Perubahan, Ramadhan Saat Ini tak Jadi Momen Utama Penjualan Mobil

"Pertumbuhan itu menjadi momentum untuk pasar otomotif. Tapi tidak sekarang," ujar Naibaho.

Ada Perubahan, Ramadhan Saat Ini tak Jadi Momen Utama Penjualan Mobil
Kompas.com/Alsadad Rudi
Ilustrasi: Deretan mobil bekas yang dijual di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (13/2/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, BANDUNG - Dalam dua tahun terakhir, perilaku masyarakat dalam membeli kendaraan berubah. Jika dulu konsumen berbondong-bondong membeli mobil untuk Lebaran, dua tahun belakangan ini tidak.

Manajer Operasional Honda Bandung Center (HBC) selaku diler utama mobil Honda Jabar-Banten, Junianto Naibaho mengatakan, jika berkaca 4 atau 5 tahun lalu, pertumbuhan pasar menjelang Lebaran mencapai 35-40 persen.

Begitu pun 3 tahun lalu, pertumbuhan pasar saat Ramadhan mencapai 32 persen. 

Baca: Api Menyambar Kasur, Kamar Lanntoro Hangus

Baca: Beda Pandangan dengan Tim Pelatih Timnas, Kahn: Jelas Saya Akan Pasang Ter Stegen Jadi Kiper Utama

Baca: Hari-hari Terakhir Ramadan, Pedagang Uang di Kota Tepian Panen Untung

"Pertumbuhan itu menjadi momentum untuk pasar otomotif. Tapi tidak sekarang," ujar Naibaho kepada Kompas.com, Kamis (14/6/2018).

Namun dua tahun terakhir, terjadi penurunan.

Ramadhan 2018 ini, pasar Honda naik 7,9 persen lebih tinggi dibanding pasar mobil di kawasan Jabar-Banten saat Ramadhan yang hanya tumbuh 6,7 persen.

Baca: Tutup Bulan Ramadan, Harga Ikan Laut di Pasar Pandansari Naik 100 Persen

Baca: Pasar Pandansari Sesak Pembeli, Jalan Raya Dijadikan Lahan Parkir Motor

Baca: Cara Bikin Ucapan Selamat Idul Fitri Tampak Menarik dan Lebih Indah di WhatsApp

Meski lebih tinggi dari angka pertumbuhan pasar Jabar-Banten, namun jika dibandingkan dengan pertumbuhan pasar 4-5 tahun lalu, jumlah ini tentu kecil.

"Kami akui belum capai target, masih kurang 1 persen. Tapi masih ada bulan Juni, kami berharap di bulan Juni," tuturnya.

Kecilnya pertumbuhan pasar saat Ramadhan, sambung Junianto, bukan hanya terjadi tahun ini. 2017 lalu, hal serupa terjadi. Namun ada yang unik di tahun 2016 dan 2017.

Baca: Satu Hari Jelang Lebaran, Harga Ayam di Pasar Pandansari Sampai Rp 180 Ribu per Ekor

Baca: Nobar Piala Dunia Tanpa Jeda Iklan di Hotel Harris Samarinda

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Idul Fitri Ini Cocok Banget Untuk Insta Story atau WhatsApp

"Dua tahun terakhir di 2016-2017, penjualan meningkat tajam di Desember. Tahun ini kemungkinan hal serupa terjadi," ungkapnya.

Fenomena itu pula yang membuat Junianto memperkirakan ada pergeseran perilaku masyarakat dalam membeli mobil. Jika dulu bertumpu di bulan-bulan menjelang Ramadhan, saat ini justru di akhir tahun.

"Sekarang terlihat customer lebih membelanjakan uangnya ke travelling dan berpendapat membeli mobil lebih terjangkau saat akhir tahun," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ramadhan Kini Tak Jadi Momen Utama Penjualan Mobil", https://ekonomi.kompas.com/read/2018/06/14/153500626/ramadhan-kini-tak-jadi-momen-utama-penjualan-mobil
Penulis : Reni Susanti
Editor : Bambang Priyo Jatmiko

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help