Di Kaltara Muncul Laporan Manipulasi SKTM Jakur Gakin, Disdik dan Komisi IV Bereaksi

Pemakaian SKTM syaratnya wajib diverifikasi secara faktual oleh panitia PPDB masing-masing sekolah.

Di Kaltara Muncul Laporan Manipulasi SKTM Jakur Gakin, Disdik dan Komisi IV Bereaksi
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ARFAN
Suasana pendaftaran jalur reguler saat PPDB di SMKN 1 Tanjung Selor pekan lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Satu lagi masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang terkuak. Yakni penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dianggap beberapa di antaranya dimanipulasi.

SKTM digunakan peserta didik untuk mendaftar ke jenjang SMA/SMK lewat jalur Keluarga Miskin (Gakin).

Syarat ini hanyalah alternatif jika syarat utama tidak dipunyai yang bersangkutan yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan atau Program Keluarga Harapan.

Pemakaian SKTM syaratnya wajib diverifikasi secara faktual oleh panitia PPDB masing-masing sekolah.

Panitia mendatangi rumah calon peserta didik yang melampirkan SKTM.

"Dugaan, bisa saja ada orang kaya yang menggunakan SKTM supaya anaknya bisa masuk di sekolah tertentu. Ini juga bisa terjadi jika ada kongkalikong antara verifikator dengan orangtua/wali siswa," kata Asnawi Arbain, Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Utara saat disua Tribun di ruangannya, Selasa (10/7/2018) usai rapat dengar pendapat dengan Dinas Pendidikan Kalimantan Utara.

Baca juga:

Sohibul Iman Nilai Anies Baswedan Lebih Layak Jadi Capres Ketimbang Cawapres, Ini Pertimbangannya

Bom Militer Perang Dunia II Kembali Ditemukan di Balikpapan, Begini Wujudnya

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help