Lima Perusahaan di Loa Kulu-Kukar Bantu Warga jadi Peserta JKN-KIS

Dengan perjanjian kerja sama hari ini, maka ada 24,9 persen warga tidak mampu yang tercover oleh BPJS Kesehatan.

Lima Perusahaan di Loa Kulu-Kukar Bantu Warga jadi Peserta JKN-KIS
tribun kaltim/RAHMAT TAUFIQ
Lima perwakilan manajemen perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan BPJS Kesehatan untuk membantu 1.500 warga Loa Kulu yang tidak mampu, menjadi peserta JKN-KIS di Kantor Camat Loa Kulu, Senin (30/7/2018). Kemudian mereka foto bareng dengan Plt Bupati Kukar Edi Damansyah, Deputi Direksi BPJS Wilayah Kaltim, Kalteng, Kalsel, Kaltara, Benyamin Saut PS dan Kepala Cabang Samarinda BPJS Kesehatan Nurifansyah. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Lima perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Loa Kulu, Kukar membantu 1.500 warga tidak mampu untuk jadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Kelima perusahaan ini melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan pihak BPJS Kesehatan  di Kantor Kecamatan Loa Kulu, Senin (30/7/2018) lalu.

Kelima perusahaan itu adalah PT Multi Harapan Utama yang menanggung 600 jiwa, PT Alamjaya Bara Pratama 400 jiwa, PT Niagamas Gemilang 250 jiwa, PT Mega Prima Persada 150 jiwa dan PT Budi Duta Agro Makmur 100 jiwa.

Acara penandatanganan perjanjian kerjasama ini dihadiri langsung Plt Bupati Kukar Edi Damansyah, Deputi Direksi BPJS Wilayah Kaltim, Kalteng, Kalsel, Kaltara, Benyamin Saut PS, Kepala Cabang Samarinda BPJS Kesehatan Nurifansyah serta perwakilan manajeman lima perusahaan.

Dalam sambutannya, Edi mengemukakan, berdasarkan Basis Data Terpadu 2015 dan 2017 dari Dinas Sosial Kukar yang disandingkan dengan masterfile BPJS Kesehatan menyatakan jumlah warga tidak mampu yang tersebar di 15 desa Kecamatan Loa Kulu sebanyak 6.021 jiwa. "Dengan perjanjian kerja sama hari ini, ada 24,9 persen warga tidak mampu yang tercover oleh BPJS sehingga masih ada 4.521 jiwa atau 75,1 persen belum ditanggung BPJS," ujar Edi.

Ke depan, ia minta camat memanggil dan mengingatkan 5 perusahaan lain yang belum terlibat dalam program donasi gotong royong dari BPJS. "Ada persepsi masyarakat bahwa warga miskin ditanggung pemerintah. Pemerintah tidak sendiri tapi perlu bersinergi dengan masyarakat dan dunia usaha. Saya selalu sampaikan tanggung jawab sosial (CSR) itu bukan mau kami secara pribadi tapi amanat UU jadi harus dilaksanakan dengan baik, mereka bukan tidak melaksanakan selama ini cuma mereka jalan sendiri, kadang-kadang yang dilaksanakan tidak berkaitan dengan hajat hidup orang banyak," ujar Edi.

Sedangkan Deputi Direksi BPJS Wilayah Kaltim, Kalteng, Kalsel, Kaltara, Benyamin Saut PS menyampaikan terimakasih kepada seluruh perusahaan yang ikut dalam program donasi CSR. "Sampai saat ini sudah ada 19 perusahaan yang membantu warga miskin jadi peserta JKN-KIS, termasuk lima perusahaan yang melakukan kerja sama dengan kami hari ini," tuturnya.

Adapun 19 perusahaan ini tersebar di 3 kecamatan, yakni Loa Janan, Anggana dan Loa Kulu. Ia juga menyampaikan, saat ini pemerintah sudah 50 persen menggelontorkan dana baik APBN maupun APBD melalui Penerima Bantuan Iuran (PBI).

"Jadi kalau misalnya secara nasional langkah kita Rp 199 juta, kurang lebih Rp 100 juta sudah dikover oleh PBI, begitu juga PBI di Kaltim maupun Kukar, sudah ada kurang lebih 45 persen yang dikover," ucap Benyamin.

Ia berharap kecamatan lainnya, tak hanya sektor pertambangan, sektor lain juga bisa ikut terlibat dalam program donasi CSR karena masih ada warga tidak mampu atau sudah mendaftar sebagai individu tapi tertunggak karena tidak mampu lagi membayar. "Perusahaan yang menjalin kerja sama dengan kami punya kontrak minimal satu tahun, kami berharap pada tahun berikutnya semua peserta sudah mampu membayar secara individu sehingga bantuan itu bisa bergulir lagi kepada masyarakat lainnya. Selama ini perusahaan yang menjalin kerja sama dengan kami membayarnya lancar," tambahnya.(*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved