Pileg 2019

'Ngetag' Caleg di Facebook, Lurah di PPU Dapat Panggilan Bawaslu

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Penajam Paser Utara (PPU) telah memanggil salah satu lurah di Kecamatan Sepaku

'Ngetag' Caleg di Facebook, Lurah di PPU Dapat Panggilan Bawaslu
HO/net
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Penajam Paser Utara (PPU) telah memanggil salah satu lurah di Kecamatan Sepaku, karena telah mengetag salah satu calon legislatif DPR RI melalui akun di media sosial facebook.

Namun sudah pemanggilan ketiga tapi sampai sekarang tetap mangkir dari pemeriksaan Bawaslu.

Ketua Bawaslu PPU, Edwin Irawan, Senin (8/10/2018) menjelaskan, pemeriksaan salah satu lurah ini terkait dengan temuan dari tim Bawaslu yang terus memantau medsos termasuk FB untuk mencari ASN yang membantu sosialisasi salah satu caleg.

Namun dari tiga kali pemanggilan yang bersangkutan tak kunjung datang untuk memberikan keterangan.

Baca: Safaruddin Ditunjuk jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi - Maruf Amin di Kaltim

Dengan ketidakhadiran dalam pemanggilan ini lanjutnya, maka pihaknya berencana akan mendatangi yang bersangkutan di kantor yang di Sepaku.

"Kalau tidak salah kan tak mungkin tidak hadir untuk memberikan keterangan. Sudah tiga kali kami panggil tapi tak pernah datang, sementara dua saksi lainnya kami sudah periksa karena penuhi panggilan, " tegasnya.

Namun demikian, ia belum memutuskan apakah oknum lurah tersebut sengaja melakukan kampanye karena belum pernah diperiksa.

Ia mengungkapkan bahwa temuan ini berawal dari Bawaslu PPU dan menindaklanjuti temuan tersebut.

Bahkan sampai sekarang pihaknya terus memantau medsos untuk mencari PNS yang menkampanyekan baik caleg maupun Pilpres.

Baca: Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Heran Ratna Sarumpaet Bisa Masuk Tim Prabowo - Sandi

Mengenai sanksi kepada lurah bila terbukti kampanye, Edwin mengatakan pihaknya hanya sebatas memberikan rekomendasi kepada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

"Nanti mereka lah yang memberikan sanksi termasuk bentuk sanksinya. Kami hanya sekadar mengajukan rekomendasi sesuai dengan temuan dan pemeriksaan yang bersangkutan, " katanya

Penulis: Samir
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help