CPNS 2018

Pendaftaran CPNS 2018, Caranya Mengetahui Dokumen yang Diunggah di sscn.bkn.go.id File Corrupt

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, tak sedikit calon pelamar yang mengeluhkan adanya file yang tidak terbaca (file corrupt).

Pendaftaran CPNS 2018, Caranya Mengetahui Dokumen yang Diunggah di sscn.bkn.go.id File Corrupt
Screenshot sscn.bkn.go.id/canva
Info Terbaru CPNS 2018 

Pendaftaran CPNS 2018, Begini Caranya Mengetahui Dokumen yang Diunggah di sscn.bkn.go.id File Corrupt

TRIBUNKALTIM.CO - Jelang ditutupnya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, tak sedikit calon pelamar yang mengeluhkan adanya file yang tidak terbaca (file corrupt).

Artinya, ketika membuka sscn.bkn.go.id, dokumen yang telah terunggah menjadi tak terbaca.

Melalui salah satu cuitannya di Twitter, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengimbau kepada calon pelamar untuk mengecek apakah file yang diunggahnya terbaca atau tidak.

Pelamar diimbau untuk login ke sscn.bkn.go.id terlebih dahulu.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Hingga H-3 Instansi Ini Masih Sepi Pelamar, Anda Berminat?

Jika nantinya muncul notifikasi 'Resume Pendaftaran', maka dokumen yang diunggah peserta aman.

Tapi, jika muncul notifikasi dokumen yang diunggah tidak terbaca (file corrupt), maka akan muncul notifikasi unggah ulang dokumen.

Sementara itu, hingga Jumat (12/10/2018), lebih dari 4 juta calon pelamar sudah terdaftar di sscn.bkn.go.id.

Penutupan pendaftaran CPNS 2018 diundur
Penutupan pendaftaran CPNS 2018 diundur (Twitter/BKNgoid)

Jelang berakhirnya pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id, ada beberapa oknum tak bertanggung jawab yang mencoba meraup keuntungan.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Awas Penipuan Bermodus Perbaiki File Corrupt Begini Cara Ngeceknya

Dilansir TribunStyle.com dari Kompas.com, Sabtu (13/10/2018), Badan Kepegawaian Negara (BKN) menerima adanya laporan mengenai pihak-pihak tertentu yang mencoba melakukan penipuan.

Modusnya, para oknum tersebut mengatasnamakan pihak panitia pelaksana dan menghubungi pihak-pihak tertentu untuk membantu jika terjadi file corrupt.

"Kami mendapat laporan penipuan. Pelamar dihubungi oleh pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab, mengatasnamankan panitia instansi yang bersedia membantu file corrupt dengan imbalan tertentu," tutur Kpela Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan, Sabtu (13/10/2018).

Untuk mengindari adanya penipuan ini, melalui surat resmi bernomor E 26-30/v 143-1/99, BKN menegaskan jika pengunggahan ulang atau perbaikan file corrupt tidak dikenai biaya apa pun.
Halaman
123
Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved