Gubernur Kaltara Targetkan Seleksi Direksi 2 BUMD Tuntas 3 Bulan

Pengisian direksi 2 (dua) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Kalimantan Utara segera digulirkan tahapan seleksinya

Gubernur Kaltara Targetkan Seleksi Direksi 2 BUMD Tuntas 3 Bulan
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Irianto Lambrie, Gubernur Kalimantan Utara memberi keterangan kepada awak media di gubernuran, Selasa (4/9/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pengisian direksi 2 (dua) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Kalimantan Utara segera digulirkan tahapan seleksinya.

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menjelaskan, dirinya baru saja menandatangani Surat Keputusan Tim Seleksinya. Ia enggan menyebut lebih jauh nama-nama anggota tim seleksi.

"Tim seleksinya independen. Ada dari unsur perguruan tinggi, ahli hukum, dan psikolog. Mereka berpengalaman," kata Irianto kepada Tribunkaltim.co, Rabu (24/10/2018).

Baca: Bukan Hanya Tak Netral, Irianto akan Sanksi PNS yang Tidak Terdaftar DPT

Ia berharap tim seleksi objektif melakukan tugasnya. Di sisi lain ia mengharapkan yang mendaftar adalah orang-orang yang bagus dan memiliki kemampuan untuk memajukan BUMD dalam rangka menggenjot pendapatan daerah.

"Saya tidak akan intervensi (seleksi direksi BUMD). Tetapi kalau yang mendaftar nanti tidak bagus, kita bisa lakukan seleksi ulang," tegasnya.

Dua BUMD yang direksinya akan diseleksi ialah PT Migas Kaltara Jaya dan PT Benuanta Kaltara Jaya. PT Migas Kaltara Jaya dikhususkan untuk ikut serta dalam pengelolaan blok migas Wilayah Kerja Nunukan di Kabupaten Bulungan. Sebab Pemprov Kalimantan Utara memiliki hak Participating Interest (PI) 10 persen dalam WK yang dikontraktori oleh PT Pertamina Hulu Energi Nunukan Company (PHENC).

"Tetapi untuk sementara, WK Nunukan saat ini masih stagnan," katanya.

Baca: Irianto Tak Mau Lagi APBD Diketok di Masa Injury Time

Sedang PT Benuanta Kaltara Jaya sebutnya, akan diarahkan untuk melakukan usaha-usaha di luar sektor migas. Usaha potensial yang akan dilakukan BUMD ini ialah penyewaan aset-aset pemprov hingga penyediaan fasilitas transportasi udara dan laut.

"Bisa juga suplayer. Intinya akan berusaha dengan badan usaha swasta lain. Dan BUMD ini bisa ikut lelang di pemerintah daerah," katanya.

Seiring dilaksanakan seleksi nanti, Pemprov berencana akan mengajukan Raperda penyerta modal untuk dua BUMD tersebut.

"BUMD tidak bisa bergerak kalau tidak ada penyertaan modal," ujarnya.

Proses seleksi direksi ini lanjutnya akan memakan waktu 3 bulan. Bahkan bisa lebih lama jika banyak peserta seleksi.

Baca: Hadiri Seminar Internasional di Singapura, Gubernur Irianto Jajaki Kerjasama dengan Oracle

Sebelumnya kepada Tribunkaltim.co, Irianto juga mengatakan, memilih jajaran direksi tidak akan dilakukan secara instan. Direksi kedua BUMD tersebut harus orang-orang profesional di bidangnya dan bisa memberikan ungkitan keuntungan bagi BUMD dan kas daerah. 

"Kita juga tidak mudah memilih direksi yang baik. Nanti kita bikin BUMD, serta modal, uangnya tenggelam saja. Habis untuk operasional. Akhirnya duduk-duduk saja terima gaji besar," sebutnya.

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved