Anak Korban Kebakaran di Jalan Prapatan Kecewa dan Akui Sifat Pelaku yang Temperamen

Gambaran kekecewaan sangat terlihat di wajah Sulis (38) yang merupakan anak tunggal dari Garini (52), salah satu korban kebakaran yang meninggal dunia

Anak Korban Kebakaran di Jalan Prapatan Kecewa dan Akui Sifat Pelaku yang Temperamen
TRIBUN KALTIM/ARIS JONI
Sulis, anak tunggal dari Garini yang merupakan korban kebakaran di prapatan, kelurahan Telaga Sari, Balikpapan Selatan. 

Anak Korban Kebakaran di Jalan Prapatan Kecewa dan Akui Sifat Pelaku yang Temperamen

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Gambaran kekecewaan sangat terlihat diwajah Sulis (38) yang merupakan anak tunggal dari Garini (52), salah satu korban kebakaran yang meninggal dunia pada Rabu, (5/12/2018) kemarin.

Garini tewas setelah tiga hari dirawat di RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD), Balikpapan, akibat luka bakar parah saat peristiwa kebakaran di RT 05 Prapatan, Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan Selatan, senin (3/12/2018) lalu.

Usai mengantarkan jenazah korban, Tribun berkesempatan berbincang dengan Sulis di kediamannya tepatnya di gunung 4 RT. 18 Kelurahan Margomulyo, Kota Balikpapan.

Sulis mengatakan, dirinya sangat kecewa dan sakit hati kepada pelaku, yakni Hasto Purnomo alias Ipong (47) yang tega melakukan pembakaran terhadap rumah saudaranya sendiri sehingga menewaskan tiga orang yang tidak lain adalah saudara dan keponakannya.

"Kecewa dan sakit hati pastilah, kenapa sampai ada kejadian tersebut," ujarnya.

 Jumlah Viewers Kanal YouTube Persib Bandung Kalahkan Arsenal, Inter Milan, hingga Chelsea!

 

Dibeberkan Sulis, dirinya tidak menyangka pelaku nekat melakukan tindakan tersebut.

Padahal, dirinya dan pelaku sebenarnya memiliki hubungan baik, bahkan ucap Sulis, setiap dia hendak mengantarkan anaknya ke rumah ibunya, si pelaku sering menitip sayuran dan kue untuk makanannya sehari-hari.

"Setiap harinya gitu, setiap saya ke rumah ibu saya, dia minta nitip sayur dan kue buat makanan sehari-harinya paman saya yang gak jelas itu," kesalnya.

EXO Rilis Lagu LOVE SHOT, Chen dan Chanyeol Ikut Ciptakan Lirik

 

Menurutnya, selama ini tidak ada masalah dalam keluarga.

Ia menilai, hanya si pelaku saja yang mengada-ada masalah tersebut. Karena diakuinya, selama kenal dengan pelaku, ia merasa pelaku yang juga pamannya tersebut memang memiliki sifat tempramen atau mudah marah.

Dianggap Kurang Populer dari Nikita Mirzani, Hotman Paris Tanya Rina Nose soal Sugar Daddy

 

"Memang begitu orangnya, mudah marah. Dulu dia (pelaku) pernah juga kerja di Pandansari, tapi diberhentikan karena melawan bosnya," terangnya.

Ditambahnya, saat ini kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian dan diurus oleh keluarga-keluarganya dan dirinya menyerahkan seutuhnya kasus tersebut kepada pihak berwenang.

281 Peserta Ikut SKB CPNS 2018 Mahakam Ulu, Ini Jadwal dan Tempatnya 

Optimistis Bertahan di Liga 1 2018, Mitman Yakin Mitra Kukar Kalahkan Persija Jakarta

"Setahu saya kejadian ini sudah dikasuskan oleh anaknya kakak ibu saya. Jadi saya ngikut aja proses hukumnya nanti gimana," pungkasnya. (*)

Penulis: Aris Joni
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved