Peak Season Natal & Tahun Baru Sudah Lewat Harga Tiket Pesawat Masih Tinggi, Ini Penjelasan Kemenhub

Banyak yang mengeluhkan tingginya tarif tiket penerbangan meski peak season dari liburan Natal dan Tahun Baru sudah berakhir.

Peak Season Natal & Tahun Baru Sudah Lewat Harga Tiket Pesawat Masih Tinggi, Ini Penjelasan Kemenhub
travipro.com
Peak Season Natal & Tahun Baru Sudah Lewat Harga Tiket Pesawat Masih Tinggi, Ini Penjelasan Kemenhub 

Peak Season Natal & Tahun Baru Sudah Lewat Harga Tiket Pesawat Masih Tinggi, Ini Penjelasan Kemenhub

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Akhir-akhir ini harga tiket pesawat menjadi perbincangan hangat di sosial media.

Banyak yang mengeluhkan tingginya tarif tiket penerbangan meski peak season dari liburan Natal dan Tahun Baru sudah berakhir.

Untuk itu, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengadakan pertemuan dengan Indonesia National Air Carriers Association (INACA) atau asosiasi maskapai penerbangan untuk mengonfirmasi terkait tarif tiket penerbangan yang dikeluhkan beberapa pihak sangat mahal karena alami kenaikan yang tinggi.

Libur Natal dan Tahun Baru Telah Usai, Tiket Pesawat masih Mahal, Ini Penyebabnya

“Telah dilakukan pertemuan antara Direktur Jenderal Perhubungan Udara yang diwakili oleh Direktur Angkutan Udara Maria Kristi Endah Murni dengan INACA. Melalui pertemuan ini," ungkap Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hengki Angkasawan di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

"Kemenhub menegaskan bahwa tarif maskapai yang berlaku masih sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 Tahun 2016 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri,” jelas Hengki.

Keluhkan Mahalnya Harga Tiket Pesawat, Warga Galang Petisi Online, Begini Kata Maskapai

Hengki menjelaskan penetapan Tarif Batas Atas dan Bawah sebenarnya sudah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kemenhub sudah melakukan sosialisasi terkait Penetapan Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah kepada masyarakat dengan membuat banner mengenai informasi tarif dan pada website pun juga sudah tertera. Tarif maskapai penerbangan yang saat ini berlaku pun masih sesuai dengan penetapan tarif itu,” jelas Hengki.

“Kemenhub juga telah meminta kepada INACA untuk turut komunikasikan kebijakan tarif kepada masyarakat sehingga masyarakat benar-benar memahami bahwa tarif yang diberlakukan masih dalam batas ketentuan yang ditetapkan pemerintah,” tambahnya.

Sriwijaya Travel Fair 2018 Sedang Berlangsung, Harga Tiket Pesawat Domestik Mulai dari Rp 99 Ribu

Direktur Angkutan Udara, kata Hengki, telah menyampaikan kepada Ketua INACA bahwa Kemenhub akan menindak tegas apabila menemukan tarif maskapai penerbangan yang tidak sesuai dengan penetapan tarif yang berlaku.

“Kami akan berupaya penuh untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menggunakan pesawat demi terpenuhi keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang serta menunjang konektivitas negeri,” pungkas Hengki.

(Tribunnews.com/Ria anatasia)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tiket Pesawat Melonjak, Kemenhub: Masih Sesuai Aturan Tarif Batas Atas, http://www.tribunnews.com/bisnis/2019/01/12/tiket-pesawat-melonjak-kemenhub-masih-sesuai-aturan-tarif-batas-atas.

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved