Usai Viral Warga Aceh Bikin Paspor, Harga Tiket Pesawat Garuda Aceh - Jakarta Turun 50 Persen

Pekan lalu viral postingan warga Aceh beramai-ramai buat paspor karena penerbangan rute domestik (Banda Aceh-Medan-Jakarta) lebih mahal.

Usai Viral Warga Aceh Bikin Paspor, Harga Tiket Pesawat Garuda Aceh - Jakarta Turun 50 Persen
Kolase Garuda Indonesia/Tiket.com
Usai Viral Warga Aceh Bikin Paspor, Harga Tiket Pesawat Garuda Aceh - Jakarta Turun 50 Persen 

Usai Viral Warga Aceh Bikin Paspor, Harga Tiket Pesawat Garuda Aceh - Jakarta Turun 50 Persen

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Pekan lalu viral postingan warga Aceh beramai-ramai buat paspor karena penerbangan rute domestik (Banda Aceh-Medan-Jakarta) lebih mahal dibanding transit di rute internasional (Banda Aceh - Kuala Lumpur - Jakarta).

Soal isu tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengklaim maskapai sudah menurunkan harga tiket pesawat rute Banda Aceh-Jakarta hingga 50 persen.

 

"Harga sudah turun di rute-rute, seperti Aceh - Medan - Jakarta Garuda dari Rp. 3.020.000 menjadi Rp 1,6 juta," kata ketua INACA itu di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Penurunan harga tiket Garuda Indonesia, lanjut Ari Askhara  juga terjadi di rute Jakarta - Surabaya.

Namun, dia mengakui untuk tiket rute Jakarta - Denpasar belum mengalami penurunan.

Harga Tiket Pesawat dari Balikpapan masih Rp 1 Jutaan, Ini Penjelasan Maskapai

"Sebelumnya harga tiket Jakarta-Surabaya Rp 1,6 juta, sekarang Garuda rute Jakarta-Surabaya Rp 1,3 juta. Untuk Denpasar masih Rp 1,9 juta, belum diturunkan karena demand masih tinggi," kata Ari Askhara.

Ari Askhara menjelaskan, harga tiket penerbangan dipengaruhi oleh supply and demand.

Tarif tiket yang lebih murah juga berlaku untuk jadwal penerbangan tertentu.

INACA Turunkan Harga Tiket Pesawat hingga 60 Persen, Fakta di Lapangan Masih Mahal, Ini Buktinya

Turunkan Tarif Tiket Pesawat, Ini yang Diminta INACA dari Pertamina

"Kenapa yang lain belum turun juga ada di prime time pukul 06.00-09.00 misalnya. Denpasar kamis sore sampai senin siang setiap jam pasti penuh. Jogja pagi sore jual berapapun dilahap masyarakat. Memang ada waktu-waktu yang tidak kita turunkan cuma porsi kita 30 persen (dari total kursi yang diberi diskon)," tutur Ari Askhara.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved