Waspada, Cuaca Ekstrem Masih Menyelimuti Berau Hingga 30 Januari

"Dampaknya terutama di wilayah pesisir Berau, akan terjadi kenaikan permukaan air laut. Ketinggian gelombang bisa mencapai 1,5 meter sampai 2 meter,".

Tribunkaltim.co/ Geafry Necolsen
Masyarakat di wilayah pesisir diimbau untuk mewaspadai gelombang tinggi dan angin puting beliung. BMKG memprediksi, cuaca ekstrim di puncak musim hujan ini masih akan berlangsung hingga 30 Januari 2019. 

Waspada, Cuaca Ekstrem Masih Menyelimuti Berau Hingga 30 Januari

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNGBREDEB  - Cuaca esktrem dan buruk diperkirakan masih akan menyelimuti wilayah Kabupaten Berau hingga 30 Januari 2019 nanti.

Hal ini berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer Badan Meteorologi dan Kilmatologi (BMKG) yang mengamati aliran massa udara basah dari Samudera Hindia yang masuk ke wilayah Jawa hingga wilayah Pulau Kalimantan.

Kemunculan monsun dingin di wilayah Asia, serta menghangatnya suhu permukaan laut di wilayah perairan Indonesia, menyebabkan tingkat penguapan dan pertumbuhan awan cukup tinggi.

"Laporan dari BMKG pusat melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) di Jakarta, memonitor adanya tiga bibit badai tropis di dekat wilayah Indonesia yang berpotensi meningkat menjadi siklon tropis dalam beberapa hari kedepan dan mengakibatkan potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang yang dapat mencapai diatas 25 knot terjadi di wilayah Indonesia," ungkap Prakirawan BMKG Berau, Iriyanto.

Gagalkan Distribusi Sabu Seberat 7 Kilogram, Dua Anggota Koramil Sambaliung Terima Penghargaan

Ikut Sidang Kasus Dugaan Pencemaran Teluk Balikpapan, Terdakwa ZD Tundukkan Kepala

Baru Lulus SMA, Pemuda Ini Bekerja Jadi Kurir Narkoba Paket 7 Kilogram

Melanjutkan dari himbauan yang telah dikeluarkan sebelumnya pada tanggal 16 Januari 2019, BMKG kembali menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan siaga dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2019.

Cuaca yang ekstrem ini dikahwatirkan akan berdampak pada curah hujan tinggi, sehingga memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang dan angin kencang pada akhir Januari 2019.

Kondisi ini, menurut Iriyanto juga akan berdampak pada cuaca di Kabupaten Berau yang wilayahnya di dominasi laut.

"Dampaknya terutama di wilayah pesisir Berau, akan terjadi kenaikan permukaan air laut. Ketinggian gelombang bisa mencapai 1,5 meter sampai 2 meter dari pasang tertinggi," jelasnya.

Orang Kaya Baru The Movie Tayang Perdana, Ini Jadwal Lengkapnya di Bioskop Balikpapan-Samarinda

Ahok Bebas Hari Ini, Berkas Syarat Nikah dengan Bripda Puput Nastiti Devi Disebut Sudah Beres

Ariel Noah - Pevita Pearce Kepergok Beli Popcorn di Bioskop, Bakal Go Public ?

Iriyanto berharap, masyarakat benar-benar memperhatikan imbauan dari BMKG ini. Pasalnya, BMKG Berau pernah mengeluarkan peringatan serupa dan terbukti, pada hari Senin (21/1/2019) lalu, gelombang tinggi menghantam Pulau Derawan, ombak meluap hingga 50 meter dari bibir pantai.

Selain itu juga muncul beberapa angin puting beliung di sejumlah wilayah Berau, bahkan mengakibatkan kerusakan rumah warga dan fasilitas umum.

Karena itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat, khususnya nelayan tradisional yang menggunakan kapal kecil (sampan), speed boat yang melayani wisatawan, maupun pelayaran lainnya waspada.

Berdasarkan informasi ini, Camat Pulau Derawan, Kudarat juga menyampaikan imbauan yang sama.

Pulau Derawan sempat dibanjiri air laut yang meluap akibat fenomena perigee,  atau posisi bulan yang berdekatam dengan bumi sehingga permukaan air laut meningkat beberapa waktu lalu
Pulau Derawan sempat dibanjiri air laut yang meluap akibat fenomena perigee, atau posisi bulan yang berdekatam dengan bumi sehingga permukaan air laut meningkat beberapa waktu lalu (Tribun Kaltim/GEAFRY NECOLSEN)

Pihaknya mengimbau agar para nelayan tidak menangkap ikan terlalu jauh dari pantai.

"Sementara ini, bagan-bagan apung nelayan banyak yang merapat (sandar) di Tanjung Batu (kampung nelayan di Kecamatan Derawan). Aktivitas masyarakat masih normal, tapi kami minta untuk mengurangi aktivitas di laut," tandasnya. (*) 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved