CPNS di PPU dengan NIP 155 Telah Terbit Namun Belum Kerja, Begini Alasannya

BKN Pusat telah menerbitkan Nomor Induk Pegawai (NIP) 155 CPNS buat Penajam Paser Utara (PPU)tapi belum bekerja ini alasannya.

CPNS di PPU dengan NIP 155 Telah Terbit Namun Belum Kerja, Begini Alasannya
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Kala ada anteran pendaftaran ujian CPNS di Penajam Paser Utara (PPU) 

Laporan wartawan tribunkaltim. Co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat telah menerbitkan Nomor Induk Pegawai (NIP) 155 CPNS sejak 1 Maret lalu.

Namun sampai SK pengangkatan mereka belum diterbitkan.

Sementara satu CPNS yang mengundurkan diri saat pendaftaran ulang, telah diusulkan pergantian kepada panitia seleksi nasional atau Panselnal.

DPRD Balikpapan Usul Revisi Perwali PDAM, Walikota Bilang Jangan karena Mau Kampanye

Jelang Laga AFC, Persija Jakarta Waspada Hadapi Serangan Pemain Bekas Persiba Balikpapan

Pabrik Air Minum Dalam Kemasan Bakal Beroperasi di PPU, Masyarakat Ikut Ditawarkan Tanam Saham 

Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan atau BKPP di Penajam Paser Utara (PPU), Khairuddin, Senin (4/3/2019) menjelaskan kepada Tribunkaltim.co.

Meski NIP mereka sudah diterbitkan BKN namun belum bisa masuk kerja karena SK pengangkatan mereka belum diterbitkan.

Karena untuk penempatan mereka lanjutnya, harus berdasarkan SK pengangkatan.

305 Siswa Bintara Polri Lulus Pendidikan, Tangisan Pecah di Lapangan SPN Balikpapan

Usai Dikalahkan PS Tira Persikabo, Persib Bandung Dapat Kabar Gembira

Lipat dan Sortir Surat Suara di PPU, Petugas Dilarang Bawa Minuman ke Ruangan

"Mereka bekerja harus berdasarkan SK pengangkatan. Begitu juga gaji mereka juga akan diberikan setelah menerima SK pengangkatan yang akan ditandatangani bupati, " jelasnya.

Untuk SK kata Khairuddin, ditargetkan akan selesai dicetak Maret ini. Ia mengaku pencetakan hanya butuh sehari namun harus dilakukan secara online sehingga butuh waktu cukup lama.

Setelah SK mereka dicetak tambahbya, maka akan diusulkan untuk mendapatkan tanda tangan bupati. Setelah itu, akan diserahkan kepada 155 CPNS yang mulai bekerja sesuai dengan penempatan mereka.

Sementara mengenai satu CPNS yang mengundurkan diri, ia mengatakan bahwa sudah diajukan kepada Panselnas CPNS pengganti dengan mengambil nomor urut kedua.

DPRD Balikpapan Usul Revisi Perwali PDAM, Walikota Bilang Jangan karena Mau Kampanye

Ingin Pelayanan PLN, Berikut Ini Alamat Kantor PLN di Kota Samarinda

Bakal Rilis 12 Maret 2019 di Indonesia, Cek Keunggulan Realme 3 

Namun ia mengatakan sampai sekarang belum ada keputusan apakah usulan itu diterima atau tidak.

"Kami belum tahu apakah pengganti ini disetujui atau tidak. Memang ada satu yang mundur dari formasi guru dengan alasan sakit," ujarnya. ( )

Penulis: Samir
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved