Pemilu 2019

Link Live Streaming Hasil Quick Count Pilpres 2019 di TV One dan Metro TV, Bisa Pantau Lewat HP

Inilah link live streaming TVONE hasil Quick Count/Hitung Cepat Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo.

Link Live Streaming Hasil Quick Count Pilpres 2019 di TV One dan Metro TV, Bisa Pantau Lewat HP
Grafis TribunWow
Link Hasil quick count Pilpres 2019 di Kompas TV, Metro TV dan TV One 

TRIBUNKALTIM.CO - Usai pencoblosan yang berlangsung hingga pukul 13.00 sejumlah lembaga survey melakukan hitung cepat atau quick count

Inilah link live streaming TVONE hasil Quick Count/Hitung Cepat Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo.

Detik-detik pengumuman hasil quick count Pilpres 2019 yang disiarkan secara langsung di TVONE, Rabu (17/4/2019).

Sesuai dengan aturan dari Mahkamah Konstitusi (MK), mulai pukul 15.00 WIB, TVONE akan menyiarkan hasil quick count Pilpres 2019.

Setidaknya ada empat lembaga survei yang menyiarkan hasil quick count atau hitung cepat Pilpres 2019.

Yaitu Poltracking Indonesia, Indikator Politik Indonesia, Media Survei Nasional (Median), dan Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI).

 

Keempat lembaga ini akan merilis hasil quick count Pilpres 2019 di antara calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin vs calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Anda juga dapat memantau hasil quick count Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo di HP lewat link live streaming yang diberikan Tribunnews.com.

(Link live streaming TVONE hasil quick count Pilpres 2019 ada di akhir berita)

Selain TVONE, ada sejumlah TV swasta nasional lain yang akan menyiarkan hasil quick count Pilpres 2019.

Di antaranya Indosiar, Metro TV, KompasTV, TransTV, dan Trans7.

Selain itu, ada 40 lembaga survei yang juga akan merilis asil quick count Pilpres 2019.

Lembaga survei tersebut baru diperbolehkan melakukan publikasi hasil hitung cepat dua jam setelah pemungutan suara di zona Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) berakhir.

Pemilihan di wilayah Indonesia bagian barat akan berakhir pada pukul 13.00 WIB.

Sehingga publikasi quick count baru boleh dipublikasikakan mulai pukul 15.00 WIB.

Hal ini sesuai dengan sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (16/4/2019) kemarin.

MK menolak gugatan uji materi terkait aturan publikasi hasil survei dan hitung cepat pada Pemilu 2019.

"Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Hakim MK Anwar Usman dalam sidang putusan di MK, Jakarta, Selasa (16/4/2019) dikutip dari Kompas.com.

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, memberikan imbauan kepada 40 lembaga survei untuk mentaati putusan tersebut.

Apabila melanggar, maka lembaga survei tersebut akan mendapat sanksi pidana.

"Kami ingatkan sebab sanksi jika melanggar adalah sanksi pidana."

"Sehingga kami juga tidak berharap lembaga survei tidak mematuhi aturan hukum dengan menayangkan lebih awal," kata Wahyu di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019)

Berikut daftar 40 lembaga survei yang akan merilis hasil quick count Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo dikutip dari Kompas.com.

1. Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI)

2. Poltraking Indonesia

3. Indonesia Research And Survei (IRES)

4. Pusat Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Radio Republik Indonesia

5. Charta Politika Indonesia

6. Indo Barometer

7. Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KOMPAS

8. Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC)

9. Indikator Politik Indonesia

10. Indekstat Konsultan Indonesia

11. Jaringan Suara Indonesia

12. Populi Center

13. Lingkaran Survey Kebijakan Publik

14. Citra Publik Indonesia

15. Survey Strategi Indonesia

16. Jaringan Isu Publik

17. Lingkaran Survey Indonesia

18. Citra Komunikasi LSI

19. Konsultan Citra Indonesia

20. Citra Publik

21. Cyrus Network

22. Rataka Institute

23. Lembaga Survei Kuadran

24. Media Survey Nasional

25. Indodata

26. Celebes Research Center

27. Roda Tiga Konsultan

28. Indomatrik

29. Puskaptis

30. Pusat Riset Indonesia (PRI)

31. PT. Data LSI (Lembaga Survei Indonesia)

32. Centre for Strategic and International Studies (CSIS)

33. Voxpol Center Research & Consultan

34. FIXPOLL Media Polling Indonesia

35. Cirus Curveyors Group

36. Arus Survei Indonesia

37. Konsepindo Research and Consulting

38. PolMark Indonesia

39. PT. Parameter Konsultindo

40. Lembaga Real Count Nusantara

Berikut link live streaming untuk memantau hasil quick count Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo di HP live di TVONE.

Link 1

Link 2

Link 3

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

Link Quick Count di Metro TV dan Kompas TV

Pemilu 2019 secara serentak akan berlangsung Rabu (17/4/2019).

Mulai pukul 07.00 hingga pukul 13.00 waktu setempat masyarakat akan memilih Calon Presiden dan wakil Presiden serta wakil-wakil mereka di parlemen.

Beberapa lembaga survei sudah menyiapkan Quick Count sebagai rujukan awal pemenang Pemilu kali ini terutama untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Quick Count sendiri sebagaimana keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) baru bisa dipublikasikan pada pukul 15.00 atau 2 jam setelah pemungutan suara ditutup.

Ada beberapa media yang rencanaya akan menyangkan hasil quick count pemilhan Presiden dan wakil Presiden.

Diantara media-media tersebut adalah Metro TV, TV One serta kompas TV.

(link hasil Quick Count ada di akhir berita)

Metro TV rencananya bakal menggandeng 6 lembaga survei saat  mengumkan hasil quick count.

Diantaranya Quick Count dari LSI Denny JA, Indo Barometer, dan SMRC.

Kemudian ada Charta Politika, Voxpol Center, dan Poltracking Indonesia yang akan melengkapi Quick Count di Metro TV.

Dalam postingan di Instagram resminya Quick Count yang tayang di Metro TV bakal dipandu oleh 4 analis yakni Adjie Alfaraby, M. Qodari, Djayadi Hanan, dan Yunarto Wijaya.

Semenatar itu Kompas TV bakal menayangkan hasil  Hasil Quick count  Pemilu 2019 yang dilakukan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas, pada Rabu (17/4/2019).

Litbang Kompas akan melakukan hasil Quick Count  terhadap Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif tingkat DPR.

Vice President National News Kompas Gramedia Budiman Tanuredjo mengatakan, Quick Count menjadi kontribusi luar biasa dari Kompas dalam Pemilu 2019 khususnya untuk menilai kinerja penyelenggara pemilu.

"Kita ingin mengukur kualitas pemilu kita sendiri," kata Budiman saat peluncuran program quick count Kompas di Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Litbang Kompas memiliki sejarah panjang dalam kerja hasil quick count (hitung cepat).

Berawal saat Pilkada DKI Jakarta pada 8 Agustus 2007 silam, kemudian terakhir pada Pilkada Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah tahun 2018.

Hasil Quick Count seluruhnya masih berada dalam rentang margin of error di bawah 1 persen jika dibandingkan hasil akhir rekapitulasi resmi KPU.

Litbang Kompas juga melakukan Quick Count pada Pilpres dan Pileg DPR pada Pemilu 2014.

Saat itu, hasil hitung cepat Litbang Kompas, simpangan rata-ratanya 0,81 persen untuk Pilpres dan 0,18 untuk Pileg DPR, jika dibandingkan hasil rekapitulasi KPU.

Budiman menyinggung prestasi Litbang Kompas ketika melakukan quick count Pilkada DKI putaran II pada April 2017, antara Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Ketika itu, simpangan rata-rata hanya 0,04 persen dibandingkan rekapitulasi KPU.

"Itu capaian luar biasa," kata Budiman.

Budiman meyakini, dengan niat baik dan persiapan yang juga baik, Litbang Kompas akan menghasilkan data hitung cepat yang presisi.

"Saya yakin dengan pengalaman teman-teman Litbang, dibantu IT, dan jurnalis yang mengolah data, Kompas akan mempertahankan jurnalisme presisi," ucap Budiman.

"Ini momen paling baik untuk menunjukkan kredibilitas Litbang Kompas," tambah mantan Pemimpin Redaksi Kompas itu.

Litbang Kompas akan mengambil sampel 2.000 TPS yang dipilih dengan metode stratified sistematic sampling yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun simpangan kesalahan (margin of error) 1 persen artinya hasil survei bisa bertambah atau berkurang sekitar 1 persen.

Litbang Kompas memastikan bekerja secara independen dengan pembiayaan sendiri.

Selain quick count, Litbang Kompas akan melakukan exit poll terhadap 8.000 responden. Dilansir dari Kompas.com, Minggu (24/3/2019), exit poll adalah melihat gambaran perilaku pemilih usai melakukan pemilihan.

Sistemnya dengan melakukan wawancara secara acak kepada pemilih yang telah memberikan hak suaranya.

Akan tetapi, wawancara itu tidak mewakiliki pemilihan TPS secara keseluruhan.

Pertanyaan yang akan diajukan seputar kecenderungan arah pilihan dan alasan mengapa memilih calon tertentu.

Untuk hasil exit poll nantikan juga akan dipublikasikan oleh Kompas.

Sementara untuk hasil quick count akan dipublikasikan jaringan media Kompas Gramedia, termasuk Kompas.com dan Tribunnews Network, mulai pukul 15.00 WIB, sesuai aturan KPU.

Berkut Link Quick Count Hasil Pemilu 2019

Link hasil Quick Count 2019 Metro TV

Link hasil Quick Count 2019 Kompas TV

Link hasil Quick Count 2019 TV One

BACA JUGA : 

Live Streaming Quick Count Tayang Sebentar Lagi, Ini Kilas Balik Hasil Pilpres 2014 di 34 Wilayah

Mau Tahu Hasil Duluan? Ini 6 Link Live Streaming Quick Count Pilpres di HP, Tayang Sebentar Lagi

40 Lembaga Survei Terverifikasi KPU Gelar Quick Count Pilpres 2019, Litbang Kompas Terdaftar

Terdaftar Resmi di KPU, Berikut 33 Lembaga Survei yang akan Lakukan Quick Count di Pemilu 2019

H-1 Jelang Pilpres 2019, Ini Beda Exit Poll dan Quick Count di Hitung Cepat Hasil Pencoblosan

Likes dan Follow Fanspage Facebook

Follow Twitter

Follow Instagram

Subscribe official YouTube Channel

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved