Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Syaban, Bisa Digabung dengan Puasa Nisfu Syaban

Puasa Ayyamul Bidh akan jatuh pada tanggal 13, 14 dan 15 Syaban, atau jatuh tanggal 19-21 April 2019 di kalender masehi.

Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Syaban, Bisa Digabung dengan Puasa Nisfu Syaban
kolase/ThoughtCo
Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Syaban, Bisa Digabung dengan Puasa Nisfu Syaban 

TRIBUNKALTIM.CO - Puasa Ayyamul Bidh akan jatuh pada tanggal 13, 14 dan 15 Syaban, atau jatuh tanggal 19-21 April 2019 di kalender masehi. 

Itu artinya, puasa Ayyamul Bidh ini bisa digabung pelaksanaannya dengan puasa Nisfu Syaban 2019 yang dimulai pada Jumat, (19/04/2019) besok.

Seperti diketahui, puasa Nisfu Syaban 2019 jatuh pada 21 April 2019.

Jika kamu yang sebelumnya telah melaksanakan puasa hari pertama di bulan Syaban, bisa berpuasa ayyamul bidh pada tanggal 13,14, dan 15 Syaban.

Puasa Nisfu Syaban Tanggal 21 April, Berikut Amalan yang Bisa Dilakukan Menurut UAS dan Guru Sekumpul
Puasa Nisfu Syaban Tanggal 21 April, Berikut Amalan yang Bisa Dilakukan Menurut UAS dan Guru Sekumpul (Kolase Tribunkaltim.co/Thinkstockphotos)

Sebenarnya puasa Ayyamul Bidh tidak hanya dilaksanakan setiap bulan Sya'ban saja, tapi pada setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan-bulan lain dalam kalender hijriah.

Sebelum melaksanakan ibadah tersebut, kamu harus memperhatikan bacaan niat Puasa Ayyamul Bidh yang dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriyah.

Dalam kitab 'Umdatul Qari`Syarhu Shahihil Bukhari dijelaskan bahwa sebab dinamai Ayyamul Bidh terkait dengan kisah Nabi Adam AS ketika diturunkan ke muka bumi.

Ketika Nabi Adam diturunkan ke bumi seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari sehingga menjadi hitam.

Kemudian Allah memberikan wahyu untuk berpuasa selama tiga hari yaitu tanggal 13, 14, 15. Ketika hari pertama puasa, sepertiga badannya menjadi putih.
Hari kedua, sepertiganya menjadi putih dan hari ketiga, sepertiga sisanya menjadi putih

Ilustrasi doa Nisfu Sya'ban
Ilustrasi doa Nisfu Sya'ban (SERAMBI INDONESIA)

Melansir dari berita Tribun Kaltim yang tayang pada 19 Maret 2019, puasa ini berbeda dengan puasa mutih yang biasa dilakukan orang Jawa, yang hanya mengkonsumsi nasi putih dan air putih.

Halaman
1234
Editor: Ayuk Fitri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved