Kesehatan
Kisah Fatal Diet Ekstrem Seorang Wanita, Perutnya Meleleh!
"Aku itu terlihat baik ketika saya kompresi di perut, tapi ketika melepasnya, saya merasa seperti lilin meleleh," ungkapnya.
TRIBUNKALTIM.CO - Seorang wanita tentu mendambakan tubuh ideal. Apalagi bagi seorang ibu usai melahirkan. Karena perut ramping, kencang dan mulus menjadi dambaan ibu-ibu agar tetap percaya diri.
Banyak cerita diet sukses dan gagal. Namun apa yang dialami oleh Jen Moore, wanita asal New York harus melalui banyak cobaan. Jen berani berbagi pengalaman dietnya pada acara Dr Oz Show.
Wanita berusia 34 tahun itu menceritakan telah sukses nenurunkan berat badan hingga 64 kg melalui makanan sehat dan olahraga teratur. Hanya saja, dietnya itu berdampak pada kondisi kulit perut.
Kulit perutnya ternyata tidak ikut menyusut sehingga pertunya seperti meleleh ke bawah. Hal ini menyulitknya berpakaian karena harus menyelipkan atau mejnepit kelebihan kulit itu disela-sela pakaian.
"Rasanya benar-benar memalukan. Bila ingin keluarm saya harus memastikan semua kulit tonjolan untuk dirapikan di atas," kata Jen. (Baca juga: Bocah Sekarat, Ibunya Minta Doa Netizen )
Sebagian besar lemak yang terjebak di perut longgarnya tergantung ke bawah pahanya menutupi bagian-bagian pribadinya.
"Kulit saya menurun sangat rendah dibawah pusar dan di atas (maaf) vagina saya. Bahkan aku bisa mengangkatnya seperti memeluk bayi," ujarnya.
Dalam 10 bulan sejak ia melahirkan anak keempatnya, Lachlan, ia masih berjuang untuk mengurangi berat badan 14 kg terakhir sehingga total dietnya mencapai 88 kg.
"Aku itu terlihat baik ketika saya kompresi di perut, tapi ketika melepasnya, saya merasa seperti lilin meleleh," ungkapnya.
Apa yang dialami oleh Jen adalah kelebihan kulit yang disebut pannus sehingga untuk menghilangkannya melalui proses panniculectomy.
"Keith (Suami Jen) tidak pernah menilai mengenai kondisi saya mengenai seksi, tapi kenyataanya kulitku memantul," imbuhnya.
Pada bulan Februari 2014, dengan dukungan Keith, Jen pergi untuk konsultasi gratis dengan dokter bedah plastik di rumah sakit setempat. Tapi sementara dokter itu yakin dia bisa melakukan pekerjaan yang besar, hanya saja asuransi kesehatannya menolak untuk menutupi biaya sebesar US $ 10.000.
"Saya menangis di telepon dengan dokter bedah saya.Mungkin ini tanda saya tetap mempunyai perut meleleh," katanya. (Baca juga: Radang Dingin Buat Jari Wanita Ini Seperti Pakai Batu Akik Jumbo)
Stop Press: Update Berita Eksklusif, Unik dan Menarik secara real time. Gratis kok… Cukup likes Facebook TribunKaltim.co atau follow twitter @tribunkaltim.co
Akhirnya, selama tujuh bulan ke depan Jen mengajukan banding atas keputusan perusahaan asuransi dan akhirnya ditolak empat kali.




