Relationship
Hubungan TTM Jarang yang Bertahan Jika Anda Punya Perasaan
"Teman tapi Mesra" (TTM) atau Friend with Benefit memang populer di kalangan manusia dewasa yang takut menjalin hubungan serius atau komitmen.
TRIBUNKALTIM.CO - "Teman tapi Mesra" (TTM) atau Friend with Benefit memang populer di kalangan manusia dewasa yang takut menjalin hubungan serius atau komitmen.
Sebenarnya, TTM akan menyenangkan dan seru selama Anda dan si dia tidak menjalaninya dengan perasaan.
Sebab, jika perasaan mulai bermain maka hubungan TTM bisa berakhir runyam dan menyakitkan.
Belakangan ini, sebuah studi dihelat untuk meneliti mengenai hubungan asmara kasual.
Hasilnya, hanya 15 persen hubungan “Teman tapi Mesra” yang sukses bergulir menjadi hubungan serius.
Studi ini dilakukan selama satu tahun dan melibatkan 191 partisipan yang tengah menjalani hubungan “Teman tapi Mesra”.
Mereka diminta melakukan dua survei online yang dilakukan di awal tahun dan 12 bulan kemudian.
Survei pertama terdiri atas beberapa pertanyaan tentang apa yang diinginkan oleh partisipan dalam sebuah hubungan.
Lalu, survei kedua menanyakan tentang refleksi para partisipan tentang hubungan “Teman tapi Mesra” yang tengah mereka jalani saat ini.
Hasilnya, setelah satu tahun, 28 persen partisipan ternyata masih menjalani hubungan yang sama. (Baca: Sampai Kapan TTM Bisa Bertahan?)
Selain itu, 15 persen partisipan menjalani hubungan asmara yang lebih serius.
Adapun 28 persen partisipan kembali menjadi teman dan 31 persen partisipan dilaporkan putus hubungan sama sekali dengan pasangan “Teman tapi Mesra”-nya tersebut.
Kesimpulan dari studi ini dirangkum dengan pernyataan bahwa hubungan kasual seperti “Teman tapi Mesra” acapkali gagal ketika mengalami perubahan yang lebih serius.
Sebab, tidak semua orang mampu memisahkan antara intimasi dan cinta yang terjadi pada sebuah hubungan.
Selain itu, Anda perlu menyadari, hubungan “Teman tapi Mesra” akan menyakitkan apabila Anda adalah pihak yang mengharapkan hubungan yang lebih serius, sementara pasangan Anda tidak mengharapkan hal serupa.
Kondisi inilah yang membuat Anda patah hati dan persahabatan jadi sarat konflik dan berantakan.
Disarankan, jika Anda tengah menjalani hubungan TTM dan Anda mulai merasakan perasaan yang tidak dimiliki pasangan Anda, lebih baik akhiri saja. (Style Caster/Sakina Rakhma Diah Setiawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/hubungan-ttm_20150406_154433.jpg)