Rabu, 27 Mei 2026

Berita Video

VIDEO – Bukan Musyrik, Sentuh Giok Ini Tubuh 85 Kg Pun Terasa Ringan

Namanya batu Giok Ion Gravitasi. Saat batu ini direndam lalu mencuci tangan dengan batu tersebut, diperkirakan mendapatkan energi tersendiri

Tayang:
Penulis: Martinus Wikan | Editor: Martinus Wikan
TribunKaltim/M WIKAN H
Setelah mencuci tangan dengan batu giok, bisa mengangkat beban benda hidup 

(Simak juga: Batu Akik Paling Diburu: Red Borneo, Ruby dan Blue Sapphire)

“Ditemukannya sudah lama, sebelum booming batu ini sudah ada. Pas lagi boomingnya, teman ada ngirim batu ini, dia bilang ini batu ada kelebihan, saya tanya bukan magic kah, dia bilang bukan. Dia bilang batu ini memang batu ini ada unsur gravitasinya,” kata Habibi, warga Gang Sahabat RT 46 No 39, Perumnas, Balikpapan Barat, Kalimantan Timur.

“Saya tanya banyak atau sedikit, kalau mau satu gunung ada dia bilang, batu ini memang ada di Sulawesi di daerah pedalaman. Setelah saya tes, ternyata memang benar, semua potongannya hasilnya sama,” lanjutnya.

Batu tersebut memiliki nama Giok Sulawesi, namun Habibi menyebutnya dengan nama Batu Giok Ion Gravitasi.

**

Batu Akik Paling Diburu: Red Borneo, Ruby dan Blue Sapphire

Pemburu batu ini tidak hanya dari Indonesia, tapi bahkan dari luar negeri. Yasir, warga Kuala Lumpur, Malaysia, sengaja datang ke Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan, Kalimantan Timur hanya untuk membeli batu akik.

"Saya mau cari Red Borneo, tapi masih pilih-pilih. Cari yang terbaik," ujarnya saat bersantai di mushola Pasar Kebun Sayur saat berjumpa dengan TribunKaltim.co.

Yasir memborong 15 batu Red Borneo ukuran bervariasi yang dibelinya dari beberapa toko di Pasar Inpres. Uang yang ia habiskan lebih dari Rp 15 juta. "Kalau di Jakarta juga ada, tapi harga bisa dua kali lipat. Lebih mahal," kata Yasir.

Red Borneo adalah batu asli Kalimantan. Beberapa kalangan menyebut batu ini adalah Ruby Kalimantan. Batu ini adalah batu solid yang memiliki kandungan rodocrosite, memiliki tekstur yang sangat unik, serta memiliki tekstur warna hitam dan terkadang ada tekstur berwarna krem muda yang sangat tipis pada permukaan batu. (Baca juga: Pengusaha Malaysia Buru Red Borneo Berharga Rp 1 Miliar)

Saat ini Red Borneo sangat diburu oleh pencinta batu mulia. Apalagi baru-baru ini Red Borneo berhasil menjuarai kontes batu nasional di Jakarta.

Menurut H Mahmud, pemilik toko Green Sapphire di Pasar Inpres Balikpapan, Red Borneo juara ditaksir seharga Rp 1 miliar. Mahmud juga memiliki Red Borneo yang dijual Rp 10 juta. "Dulu memang murah, tapi karena sekarang lagi tren dan menjuarai kontes, harganya jadi ratusan kali lipat," katanya.

Tidak hanya turis asing, tapi banyak juga warga dari luar kota yang datang ke Pasar Inpres untuk berburu batu mulia. Misalnya saja Satria, warga Kota Bandung yang datang bersama istri dan putranya, Jumat (20/2). Sore itu Satria tengah asyik memilih batu Jamrud Kalimantan di toko Sofa Aliya miik Jafar. (Baca juga: Inilah Pasar Tradisonal Penjual Permata Terbesar) (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved