Rabu, 8 April 2026

Film

Inilah Tujuh Film Dokumenter Musik Rock Terbaik

Sebuah film tentang pentolan grup band Nirvana, Kurt Cobain, menambah daftar panjang film dokumenter tentang musik rock.

GETTY IMAGES
Kehidupan Courtney Love dan Kurt Cobain digambarkan secara intim dalam film Montage of Heck. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah film tentang pentolan grup band Nirvana, Kurt Cobain, menambah daftar panjang film dokumenter tentang musik rock – tapi apa yang membuat istimewa film dokumenter jenis ini? Greg Kot memilih beberapa yang terbaik.

Film dokumenter terbaru tentang Kurt Cobain, 'Montage of Heck', yang pertama kali disiarkan di saluran TV kabel Amerika pada tanggal 4 Mei dan ditayangkan di bioskop di seluruh dunia, tidak seperti film dokumenter pada umumnya – setidaknya dalam pengertian tradisional.

Film ini, selain tak punya perspektif kultural, juga luput memberi gambaran bagaimana Cobain berkembang sebagai seorang musisi, serta menjadi tokoh penting untuk generasinya.

Film ini lebih mirip dengan kajian terhadap satu tokoh, sebuah psikodrama, yang dikisahkan melalui arsip dan buku catatan harian seorang bintang musik rock yang sudah meninggal dunia.

Baca: 33 Orang Luka Akibat Petir Menyambar Lokasi Festival Rock di Jerman

Ada tujuh orang yang diwawancarai – semuanya tentang Cobain – menceritakan dengan sendu soal bunuh diri Cobain di tahun 1994, tanpa menjelaskan mengapa ia melakukannya.

Cobain sendiri tetap menjadi misteri, yang penuh pesona, dan sutradara Brett Morgan mengakhiri film ini dengan menggarisbawahi kenapa Cobain begitu memesona.

Ia tidak berlama-lama dengan ucapan duka cita atau imaji penuh darah. Alih-alih, ia mengajak kita menikmati suara menawan sang rocker ketika tampil dengan musik akustik di MTV Unplugged membawakan lagu ‘Lead Belly’s In the Pines’.

Namun 'Montage of Heck' terasa insular - hanya dimengerti oleh orang yang mengerti Cobain - sekalipun memiliki teknik editing dan animasi yang cerdas.

Penonton yang tak akrab dengan musik Cobain yang sulit diduga, atau kehidupannya yang bermasalah, mungkin selesai menonton film dokumenter ini dengan segudang pertanyaan: itu film tentang apa sebetulnya.

Subjek sekuat Kurt Cobain menuntut adanya potret yang lebih utuh, dalam tradisi beberapa film dokumenter tentang musisi rock – beberapa dari mereka terkenal, berapa lagi kurang – yang menampilkan mereka secara personal sembari menempatkan dalam budaya yang menghasilkan mereka.

Dont Look Back, Bob Dylan (1967)

Bicara tentang tokoh yang selalu menghindar dan misterius, Bob Dylan adalah putra mahkotanya dan sutradara DA Pennebaker dengan kamera panggulnya mengikuti Dylan ketika tur di Inggris tahun 1965. Ketika itu, Dylan hampir memasuki periode penggunaan musik elektrik (dari sebelumnya yang akustik).

Sifatnya yang gelisah tampak jelas, dan pasti ini diperkuat dengan amphetamine yang ia telan. Sang penyanyi ini tampil sebagai sosok penuh pusaran kreativitas yang rewel dan sulit dimengerti, dipersenjatai oleh selera humor yang mengesankan.

Ia membantai habis orang-orang yang dianggapnya bodoh, apakah itu wartawan sok tahu ataupun penyanyi folk, Donovan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved