Pemenang Putri Pariwisata Ingin Kenalkan Hutan Kayan Mentarang
Perasaan sedih, terkejut, dan gembira menjadi amuk tersendiri di hati dara cantik kelahiran 11 Mei 1996 tersebut.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Uciii…Uciii…Uciii….!!!! Begitulah teriakan sejumlah penonton malam penganugerahan Putri Pariwisata Kaltara Tahun 2015 yang digelar di Gedung wanita Kabupaten Bulungan Jl Serindir, Tanjung Selor, Kamis (30/7/2015) malam.
Ya, berdasarkan hasil penilaian tim juri, Uci Winanda (20) dara asli Tanjung Palas Kabupaten Bulungan itu berhasil menjadi yang terbaik diantara 16 kontestan pemilihan Putri Pariwisata Kaltara Tahun 2015.
Walhasil, ia berhak mengambil alih mahkota putri pariwisata Kaltara dari Indah Nazia, Putri Pariwisata Kaltara Tahun 2014.
Uci sendiri tak menyangka bakal menjadi yang terbaik malam itu. Perasaan sedih, terkejut, dan gembira menjadi amuk tersendiri di hati dara cantik kelahiran 11 Mei 1996 tersebut.

“Menjadi seorang juara, saya tidak menyangka semua, seperti mimpi. Kemenangan ini saya dedikasikan terutama buat orang tua. Yang kedua kepada pemerintah dan masyarakat Kaltara semuanya,” sebutnya saat berkesempatan diwawancarai TRIBUNKALTIM.CO, Kamis (30/7/2015).
Menjadi seorang jawara, anak dari pasangan Nurhasanah dan Hasnawi tersebut tetap merendah.
“Pokoknya tidak pernah nyangka, dengan kemampuan saya yang terbatas, mungkin dengan bermodalkan pengetahuan yang tidak terlalu luas,” sebutnya.
“Sebenarnya jujur, saya mengikuti ajang ini karena tawaran dari Dispar Bulungan. Dan saya tertarik. Kemudian saya tertarik mencoba menggali potensi diri saya. Apakah saya bisa, mampu mempromosikan, mengenalkan potensi wisata yang ada di Kaltara?” tambah anggota Satuan Tugas BPBD Provinsi Kaltara itu.
Usai jadi pemenang, lulusan SMA Negeri 1 Tanjung Palas itu akhirnya memproyeksikan bagaimana memperkenalkan segudang potensi wisata menarik yang ada dengan berjanji membawa nama baik provinsi ke-34 di Indonesia itu.

“Saya mau bawa nama baik Kaltara supaya provinsi ini bisa dikenal tidak hanya di Indonesia, tetapi panggung dunia juga harus mengetahui potensi wisata yang ada di sini,” sebutnya.
Potensi pariwisata yang memiliki prospek besar dalam mendatangkan wisatawan baik domestik maupun mancanegara menurut Uci adalah Taman Nasional Hutan Kayan Mentarang di Malinau.
“Hutan Kayan mentarang adalah heart of borneo karena dia adalah paru-paru dunia. Jadi memiliki prospek besar. Dan itu juga yang akan saya lebih prioritaskan dalam hal mempromosikan pariwisata di Kaltara,” jawab gadis yang menempuh kuliah semester satu di Universitas Kaltara, Tanjung Selor.
Selain Taman Nasional Kayan Mentarang, menurutnya masih banyak lagi potensi-potensi wisata Kaltara yang indah untuk dikembangkan agar bisa bersaing dengan pariwisata-pariwisata daerah lain di Indonesia, bahkan di Asia Ternggara, utamanya wisata budaya.
“Tinggal bagaimana pemerintah serius memperbaiki aksebilitas ke destinasi-destinasi wisata yang ada. Karena hal itu juga adalah alasan bagi wisatawan untuk datang berkunjung ke Kaltara,” tandasnya. (wil)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tanjung-selor_uci-winanda_20150731_173017.jpg)