Hari Pramuka
Pj Gubernur Tekankan Empat Pesan Jamcab
Kesadaran itu muncul ditengah banyaknya persoalan seperti kenakalan remaja, penggunaan obat terlarang, seks bebas dan perkelahian pelajar.
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN, Penjabat Gubernur Kalimantan Utara, Triyono Budi Sasongko, Jumat (14/8/2015) memimpin Hari Ulang Tahun ke-54 Gerakan Pramuka tingkat Kalimantan Utara, sekaligus membuka Jambore Cabang ke-4 Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Nunukan.
Saat membacakan sambutan, Triyono menyampaikan empat pesan kepada peserta jambore yang mengikuti perkemahan di Bumi Perkemahan Aji Bandara, Desa Binusan, Kecamatan Nunukan.
"Pertama jambore hendaknya dijadikan sarana belajar, berkarya dan membangnuan kesatuan dan persatuan sesama anak bangsa," ujarnya.
Kedua, dia berharap agar peserta memanfaatkan kegiatan jambore ini guna menjalin persahabatan. (baca juga: Bupati dan Walikota Diperintahkan Tingkatkan Anggaran Pramuka )
Pada pesan selanjutnya, Gubernur juga berharap agar para peserta mengikuti keseluruhan kegiatan jambore.
Peserta harus menyerap pengalaman dan keterampilan selain mempererat persahabatan dan keakraban sesama Pramuka.
Sedangkan pesan keempat, dia berharap agar pengalaman yang diperoleh selama jambore diteruskan di sekolah.
"Dan teruslah mengikuti kegiatan kepramukaan setelah pulang dari jambore," ujarnya.
Pada kesempatan itu disebutkannya, saat ini berbagai pihak menyadari pentingnya Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan pemuda di tanah air.
Kesadaran itu muncul ditengah banyaknya persoalan seperti kenakalan remaja, penggunaan obat terlarang, seks bebas dan perkelahian pelajar.
Karena itu, diakui Gerakan Pramuka sangat dibutuhkan dan sangat menentukan perkembangan generasi muda. Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki banyak kegiatan yang bermanfaat. Apalagi saat ini kegiatan Gerakan
Pramuka disesuaikan dengan perkembangan zaman. Dia mengatakan, salah satu wujud nyata akan pentingnya nilai-nilai Kepramukaan, telah dikeluarkannya peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan yang menjadikan Pendidikan Kepramukaan sebagai ekstra kurikuler wajib.
"Mengingat sebagian besar anggota Gerakan Pramuka adalah pelajar," ujarnya.
Dia menyerukan agar para Pramuka menanamkan rasa kebangsaan sebagai anak Indonesia.
"Giatlah belajar, tekun dan rajin, hormati orang tua dan guru-guru kalian," ujarnya.
Pramuka Penggalang harus menjadi remaja yang aktif, kreatif dan energik dengan selalu menjauhi kegiatan yang tidak bermanfaat dan merusak hidupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pramuka_20150814_132346.jpg)